16
Mar
12

Peresmian STPD Diundur Demi kualitas yang Lebih Baik

Sempat direncanakan untuk diresmikan 4 Agustus 2011 tepat pada Pesta St Yohanes Maria Vianney, (santo pelindung para imam), Seminari Tinggi Providentia Dei (STPD) Keuskupan Surabaya urung diresmikan pada tanggal itu.
Peresmian baru akan dilaksanakan pada 1 November pada Hari Raya Semua Orang Kudus. Bagaimana perkembangan gedung STPD sekarang?
Sejak peletakan batu pertama pada 7 Agustus 2010 oleh Uskup Surabaya Mgr Sutikno, pembangunan gedung STPD sudah 97% diselesaikan. Pertengahan Juni lalu, Benedizione mengunjungi lokasi pembangunan gedung di Pakuwon City, Laguna Surabaya Timur dan menjumpai Thomas Darwin Tedjaria (49) sebagai team leader pengawas pembangunan.
Menurut umat Paroki Kristus Raja Surabaya ini, penundaan peresmian terjadi karena dua hal. Pertama, beberapa desain bagian gedung (misalnya kapel di lantai satu), baru ditambahkan dalam satu-dua bulan terakhir. Konsekuensinya, pengerjaan menjadi lebih lama.
Kedua, awal Agustus adalah awal puasa bagi umat Muslim dan mayoritas pekerja bangunan tidak bisa bekerja lembur. Keputusan penundaan hingga 1 November mendatang dihasilkan lewat serangkaian rapat panitia pembangunan dan disetujui oleh Kuria.
Bangunan yang diarsiteki PT. Cipta Adi Dimensi ini terdiri atas sembilan lantai dengan setengah lantai paling bawah masuk ke dalam tanah (biasa disebut semi basement).
Di Lantai dasar (ground floor) akan terdapat kapel, ruang komputer dan perpustakaan. Di lantai satu, persis di atasnya, disediakan ruang tamu para romo dan kamar-kamar untuk romo pembina dan rektor STPD.
Lantai dua hingga lantai tujuh digunakan untuk kamar para frater yang menempuh studi di STPD dengan masing-masing 10 kamar, dua ruang duduk di selasar dan kamar mandi. Tiap kamar ditempati satu orang frater dengan view (pemandangan) langsung ke pemukiman Pakuwon City dan jembatan Suramadu.
Konsultan struktur bangunan dengan kontruksi beton bertulang ini dipercayakan pada CV. Benyamin Gideon Associate Surabaya. Gedung seluas 6000 meter persegi ini dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran dan genset listrik untuk situasi darurat.
Lantai dua hingga tujuh didesain seperti kaca cembung sehingga tiap kamar di lantai-lantai itu memiliki ruang yang tidak siku. “Kami di proyek ini biasa menyebutnya ‘tembok ngipas’. Memang unik, tapi desain ini sudah umum di banyak gedung di Surabaya,” ujar Darwin.
Menurut suami dari Valentina Magdawati (49) ini, gedung STPD akan berfungsi murni sebagai asrama tempat tinggal para frater. “Kapasitas seluruh gedung ini dapat digunakan untuk 60 orang frater, satu rektor, lima romo tamu dan dua orang koster,” paparnya.
Masih menurut bapak dua anak ini, beberapa perabotan dan material gedung ini didapat dari sumbangan umat. “Ada yang menyumbang semen, keramik, hingga peralatan dapur dan kamar mandi. Rupanya umat sangat mendukung berdirinya STPD ini,” ujar Darwin.
STFT dan Unika Widya Mandala
Untuk kampus Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) tempat para frater belajar, lahan yang persis di depan (berjarak sekitar 200 meter) gedung STPD sudah siap untuk dibangun menjadi satu dengan gedung Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).
Menurut rencana gedung UKWMS yang masih dalam tahap pengerjaan pondasi ini akan berupa gedung berbentuk dua tower dengan sepuluh lantai. “Dalam rapat-rapat, panitia dan Uskup sendiri sering menyebut kampus ini sebagai kampus kesehatan, yaitu untuk kesehatan fisik (fakultas kedokteran, farmasi dan keperawatan), kesehatan jiwa (fakultas psikologi) dan kesehatan rohani (fakultas filsafat dan teologi),” lanjut Darwin.
Rencananya tower kedua di sebelah gedung UKWMS akan dipakai untuk rumah sakit pendidikan yang dibuka untuk umum dan dipakai sebagai sarana belajar dan praktek para mahasiswa UKMWS.
Akses ke STPD
Umat yang bertempat tinggal di kawasan Surabaya timur tentu tidak susah menemukan kompleks perumahan Pakuwon City Laguna yang berjarak sekitar 700 meter dari kampus Institut Sepuluh November Sura-baya (ITS) Sukolilo. Dari timur, umat bisa menuju STPD lewat Paroki St Marinus Johanes Kenjeran dan melewati Kampus C Universitas Airlangga. Komplek perumahan inilah yang menjadi pintu masuk menuju STPD. Jika baru pertama kali masuk kompleks ini, bertanyalah kepada petugas keamanan letak kampus UKWMS. Sebelum sampai STPD, anda akan melewati beberapa sekolah yang memang dibangun dalam satu kompleks pendidikan berjajar dengan STPD.
Harapan umat
Sama seperti harapan sebagian besar umat, Darwin juga berharap gedung baru STPD dan kampus UKWMS ini akan membuat para frater kerasan dan menyelesaikan studi dengan lancar untuk siap menggembalakan umat.
“Gedung baru ini tidak mewah tapi lengkap dalam menunjang belajar para frater. Saya kira yang penting bukan fasilitas gedungnya, tapi niat dari dalam hati para frater itu untuk tertib dalam kuliah dan meraih cita-citanya,” pungkas Darwin. (*)
Oleh : Yudhit Ciphardian


0 Responses to “Peresmian STPD Diundur Demi kualitas yang Lebih Baik”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: