16
Mar
12

Kasih, Ketertiban dan Kesaksian

Melanjutkan program yang telah dirintis oleh romo Cuncun pendahulunya, romo Akik Purwanto, (Romo Wilayah II yang baru), pada 26 Januari lalu mengadakan pertemuan dengan umat Lingkungan A, B, C Wilayah II PHKY. Acara dimulai dengan doa pembukaan dan bacaan kitab suci, dari 2 Tim. 1: 1 – 8. Sesuai konteks bacaan “sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita ….” (ayat 7,8).
Dalam renungannya romo Akik menekankan tiga hal, yaitu pertama tentang kasih dalam keluarga. Timotius bertumbuh imannya karena ada kasih dari nenek dan ibunya. Imannya yang tulus ikhlas itu ditanamkan dan tumbuh subur di dalam keluarga. Kedua mengenai ketertiban. Menurut Romo ketertiban yang benar harus berdasarkan “Sepuluh Perintah Allah”, karena itu adalah dogma, yang harus diterima dan diimani oleh setiap pengikut Kristus. Dan ketiga mengenai bersaksi. Umat Kristiani diingatkan untuk tidak malu bersaksi atau berbagi kepada sesama tentang kebaikan-kebaikan Tuhan yang kita alami.
Romo juga menjelaskan tentang peranan surat pada jaman Santo Paulus (Yunani-Romawi). Pada waktu itu fungsi surat sangat penting sebagai alat komunikasi antara orang atau kelompok yang terpisah secara geografis. Bahkan sampai saat ini pun lanjut Romo, surat masih dibutuhkan, walaupun praktis telah tergeser oleh sarana-sarana komunikasi canggih. Misalnya saat ini kita umat Katolik masih membaca dan mendengar surat-surat gembala dari Paus dan Uskup.
Pertemuan yang diadakan di Jl. Trunojoyo 29, kediaman keluarga Hadi Setyo ini berlangsung ramah dan meriah. Umat yang hadir 26 orang, mayoritas adalah para “ulama” (usia lanjut masih aktif), antara 55 – 85 tahun. Riyanto Ketua Wilayah II menjelaskan kepada Benedizione, program temu wicara setiap bulan antara Romo dengan umat di tiap-tiap Lingkungan akan tetap diadakan, karena Lingkungan adalah komunitas basis, di mana umat dapat lebih mengenal dan saling berbagi pengalaman atau bersaksi untuk lebih mendewasakan iman nya. Pertemuan malam itu ditutup dengan berkat dari Romo dan santap malam bersama keluarga. (*)
Oleh : Bernard A. Yus


0 Responses to “Kasih, Ketertiban dan Kesaksian”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: