15
Mar
12

Rekoleksi Pengurus Wilayah 4

Duc In Altum” atau “Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam” adalah tema yang diusung untuk rekoleksi pengurus Wilayah 4 PHKY di Graha Wacana SVD Ledug Prigen, 9 dan 10 Juli 2011 lalu. Rekoleksi yang dibawakan oleh Romo Eko Wiyono tersebut terbagi dalam empat sesi. Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti serta diselingi berbagai permainan yang cukup menarik menjadikan rekoleksi selama dua hari tersebut terasa menyenangkan.
Sesi pertama dibuka dengan panggilan Yesus yang ditujukan kepada Petrus “Mari ikutlah Aku dan engkau akan Kujadikan penjala manusia”. Seperti halnya Petrus kita pun juga dipanggil untuk mengikutiNya. Mengikuti Yesus berarti kita diajak untuk mewartakan kerajaan Allah salah satunya dengan melayani.
Melayani bukanlah hal yang mudah dilakukan, karena sering betapa sulit bagi kita untuk dapat menemukan sesuatu yang menggembirakan dalam pelayanan. “Apalagi ketika kita menemukan usaha kita tidak berhasil kita pun lantas menjadi putus asa serta tergoda untuk berhenti melayani,” kata romo Eko di sela-sela sesinya. Dan ternyata bukan kita saja yang mengalami krisis pelayanan seperti itu.
Krisis pelayanan juga pernah dialami oleh Yesus sendiri, semakin lama Ia berkarya, kesulitan yang dihadapi juga semakin besar. Sejak awal Yesus telah diburu dan diancam untuk dibunuh (Luk 4:29, Mark 3:6). Tampak di sini pewartaan Yesus tidak diterima. Bahkan orang terdekat yaitu para murid juga tidak memahami pewartaan Yesus dengan baik. Selama ini yang mereka perbincangkan adalah “Siapa yang terbesar di antara mereka” (Mark 9 :34) ataupun ingin “duduk di sebelah kanan atau kiri Yesus bila Ia berkuasa” (Mark 10:25-37, 41). Bahkan para murid yang selalu bersama sama denganNya selama ini malah melarikan diri dan meninggalkanNya saat Dia ditangkap dan disalibkan (Mark 14:50). “Dan lebih tragis lagi hingga akhir hayatnya, Yesus tampak gagal total yaitu dengan wafat di salib,” kata romo Eko.
Gereja perdana juga pernah mengalami “krisis pelayanan” Mereka meyakini bahwa Kristus adalah penyelamat umat manusia. Tetapi kenyataannya tidak semua orang mau menerima pewartaan gereja. Paulus pun juga mengalami betapa sering ia merasakan putus asa (2 Kor 1:8).
Panggilan kita sekarang setelah dibabtis adalah (1) Mempersembahkan talenta. Dengan mempersembahkan talenta niscaya kita akan diperkaya dengan aneka pengalaman, kenalan, wawasan dan ketrampilan. “Setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya” (Mat 25:29).
(2) Terus memurnikan motivasi. “Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan suka rela sesuai dengan kehendak Allah dan jangan karena mau mencari keuntungan, tapi dengan pengabdian diri” (1 Petr 5:2)
(3) Pelayanan yang murah hati. Karena kita adalah pelayan maka hendaklah kita belajar untuk melaksanakan perintah dan teladan Kristus yaitu “Barang siapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barang siapa ingin menjadi terkemuka diantara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu” (Mat 20:25-27). “Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat pada” (Yoh 13:13-15).
(4) Berjiwa misioner. Setiap pengikut Kristus, semestinya berjiwa misioner yakni senantiasa siap diutus, tidak egois dan selalu peduli kepada orang lain.
Sesi terakhir adalah tugas kelompok yang dibagi per Lingkungan. Masing-masing Lingkungan membuat satu niat atau rencana yang akan dilaksanakan sebagai salah satu program Lingkungan tersebut. Kemudian masing-masing wakil dari Lingkungan mempresentasikan hasilnya di hadapan seluruh peserta.
Rekoleksi ditutup dengan misa kudus dan sambutan dari Ketua Wilayah Tjandra Mukti yang menghendaki acara seperti ini dilakukan rutin demi mendewasakan iman umat. (*)
Oleh : Theresia Margaretha


0 Responses to “Rekoleksi Pengurus Wilayah 4”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: