15
Mar
12

Paduan Suara Anak Katedral (PSAK)

Sore itu di balkon lantai dua gereja HKY sejumlah anak sedang berlatih bernyanyi dalam latihan rutin kelompok paduan suara anak katedral atau PSAK. Tidak kalah semangat pula Yulius Kristanto sebagai pelatih dari PSAK mengajarkan beberapa lagu kepada anak-anak, yang sesekali diselingi humor agar anak-anak tetap semangat bernyanyi.
Itulah gambaran sederhana dari suasana latihan rutin PSAK yang diadakan setiap Senin sore mulai pukul 16.30-18.00. Anggota PSAK tidak hanya terbatas anak-anak di PHKY saja melainkan banyak pula yang dari luar paroki.
PSAK mulai berdiri sekitar tahun 2000 yang diadakan dengan tujuan untuk menampung anak-anak yang senang bernyanyi dan memuji Tuhan sehingga diharapkan sebagai sarana pembelajaran bagi anak untuk mau terlibat dalam pelayanan di gereja.
PSAK berdiri atas inisiatif beberapa orang antara lain Yulius Kristanto, Stefanus Satrijo, Vincentius Wisang dan beberapa ibu-ibu. Beberapa orang penggagas ini awalnya berkonsultasi dengan romo Paroki romo Jelantik, Pr dan menyampaikan gagasan mereka untuk membentuk paduan suara khusus anak-anak. Gayung bersambut, usulan itu ditanggapi positif oleh romo Paroki dan pada Juli 2000 diadakan audisi pertama kali untuk mencari anggota PSAK.
Segera setelah audisi dibuka, sejumlah anak-anak mendaftar. Beberapa diantaranya berasal dari sekolah antara lain SDK St. Maria, SD Ciputra, SDK St. Clara, SDK St. Vincentius, SDK St. Katarina dan Sekolah Cita Hati.
Hingga kini anggota PSAK berkisar 40-an anak dari berbagai paroki di Surabaya. Saat misa hari besar jumlahnya bisa mencapai 60-an anak. PSAK berlatih seminggu sekali dan khusus untuk perayaan Natal dan Paskah mereka berlatih 2-3 kali dalam seminggu.
Sebagian anggota PSAK sudah bergabung sejak pertama berdiri tahun 2000. Selain semakin matang dalam menyalurkan bakat menyanyi, mereka juga mengaku senang karena mendapat teman baru dari berbagai sekolah dan paroki di Surabaya.
Pada saat-saat tertentu kelompok PSAK juga melayani di luar gereja, seperti yang rutin dilaksanakan setiap momen Natal. Beberapa tempat yang pernah mengundang PSAK adalah Chrismast Carol di JW Marriot Surabaya, hotel Shangrilla, dan hotel Mojopahit Surabaya.
Seperti Motto dari PSAK yaitu “quit bene cantat bis orat” yang artinya bernyanyi dengan baik sama dengan berdoa dua kali, kiranya kelompok paduan suara anak yang berada di bawah naungan Seksi Liturgi PHKY ini berusaha menanamkan arti penting memuliakan nama Tuhan melalui suara mereka yang tentunya memiliki nilai dan arti sama dengan berdoa. (*)
Oleh : Agustina Sucihati


0 Responses to “Paduan Suara Anak Katedral (PSAK)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: