15
Mar
12

Menguatkan Imam Dengan Doa Umat

Mendoakan para Imam saat ini masih belum menjadi kesadaran bagi setiap umat Katolik di Surabaya, meski doa untuk para Imam sangat diperlukan untuk mendukung dan menguatkan para Imam dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Doa senakel menjadi salah satu pilihan sebagai sarana mendoakan Imam selaku gembala umat di dunia ini. Hal ini menjadi bahasan dalam acara Rekoleksi Pendoa bagi Imam-imam dan Biarawan-biarawati, yang diselenggarakan Kerasulan Doa Bagi Para Imam serta Gerakan Imam Maria, di Catholic Center, jalan Bengawan 3 Surabaya, Minggu 21 Agustus 2011.
Romo Agustinus Ari Pawarto, O.Carm, selaku pemandu materi rekoleksi menegaskan perlunya mendoakan Imam sebagai bentuk dukungan umat atas tugas-tugas mulia dan luhur yang diemban para Imam. “Kita perlu berdoa bagi para imam karena imam mengemban tugas yang sangat mulia dan luhur dalam gereja, terutama demi keselamatan jiwa-jiwa,” kata Rm. Ari Pawarto, O.Carm.
Selain merayakan Ekaristi, Imam yang berada dalam gereja berdoa bagi anggota gereja serta bagi Gereja itu sendiri. Untuk tugas yang sangat penting ini para Imam memerlukan dukungan umat dengan doa-doa mereka.
Doa Senakel sendiri merupakan bentuk doa untuk para Imam yang dilakukan oleh para imam, religius, dan kaum awam dalam bentuk pertemuan doa dan persaudaraan, melalui semangat dan ajaran bunda Maria sebagai bunda Gereja.
Dalam Gerakan Imam Maria (GIM) diyakini bahwa bunda Maria menjadi penggerak karya cinta kasih terhadap Gereja yang mendorong hati setiap manusia untuk menyerahkan seluruh hidupnya untuk melayani dan mengabdikan diri kepada Gereja. Gerakan dan semangat yang diajarkan bunda Maria sendiri menurut Gerakan Imam Maria bagaikan biji yang ditanam dalam hati manusia agar tetap setia pada Gereja. “Gerakan itu antara lain dengan mendoakan para Imam, para Uskup, dan kegiatan Gereja,” ujar Debrina Zulkarnaen, Ketua Gerakan Imam Maria Surabaya.
Menghadapi era global seperti sekarang ini di mana terdapat banyak dorongan-dorongan kuasa kegelapan dan kenikmatan duniawi, yang menuntut energi besat dari Imam untuk tetap setia melayani. “Para Romo memiliki tugas yang sangat luar biasa. Di mana-mana ada banyak kegiatan pastoral yang menyita banyak waktu sehingga saat untuk berdiam sangat kurang. Untuk itu perlu ada doa untuk para Imam,” lanjut Debrina kepada Benedizione.
Sementara itu Magda Nangoy, Koordinator Kerasulan Doa Bagi Para Imam menilai doa untuk para Imam sangat penting karena selain Imam adalah manusia biasa, perlu kekuatan dan dukungan Roh Allah agar Imam mampu menggembalakan umat dengan tangguh dan bijaksana, di jaman modern yang banyak masalah. “Kalau tidak dari rahmat Tuhan tidak mungkin. Untuk itu kami mendoakan agar Imam-imam menjadi kuat menghadapi berbagai cobaan,” tutur Magda.
“Daripada membicarakan atau ngrasani Imam, mari mendoakan Imam agar mereka semakin kuat dan Tuhan membantu mereka,” lanjut Magda.
Sampai saat ini terdata ada sekitar 900 orang yang menjadi pendoa Imam di 19 Paroki se-Surabaya. Namun jumlah ini masih lebih kecil dari jumlah umat Katolik di Surabaya yang mencapai ribuan umat. Peran umat masih sangat diperlukan untuk terlibat, meski umat sendiri belum seluruhnya menyadari pentingnya mendoakan Imam.
“Saya sudah sekitar setahun terakhir tergabung dalam anggota relawan pendoa Imam. Menurut saya doa untuk para Imam sangat diperlukan, meski belum semua umat melakukannya,” ucap Geraldina Sukesi, umat Paroki Santa Maria Annuntiata Sidoarjo.
Doa untuk para Imam juga sangat dirasakan manfaatnya oleh Imam sebagai dorongan semangat dalam menjalankan setiap tugas. Romo Agustinus Ari Pawarto, O.Carm menceritakan pengalaman rohaninya yang sangat terbantu dengan doa para umat. “Saya sebagai seorang Imam sangat merasakan. Waktu itu di Perth Australia Barat, dalam setahun setiap hari mereka berdoa untuk saya, dan saya tahu ada umat yang secara rutin setiap hari berdoa untuk saya. saya merasa didorong, diberi semangat oleh umat yang mencintai saya. ini kekuatan tersendiri bagi saya bahwa ada anggota gereja yang mendoakan Imam,” cerita Romo Ari Pawarto, O.Carm.
Gerakan mendoakan Imam menjadi ajakan bunda Maria kepada Gereja agar Imam sebagai pasukan Maria senantiasa dikuatkan.“Kami berharap agar dengan rekoleksi ini semakin banyak orang yang tergerak untuk mendoakan para Imam,” harap Debrina Zulkarnaen. (*)
Oleh : Petrus Riski


0 Responses to “Menguatkan Imam Dengan Doa Umat”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: