15
Mar
12

ISKA Basis Surabaya

Terbentuk dengan nama IKS, ISKA adalah organisasi masyarakat (ormas) yang didirikan pada 22 Mei 1958 di Jakarta. “Latar belakang terbentuknya ISKA adalah kebutuhan untuk bersuara dan berorganisasi atau berkumpul dengan tujuan meningkatkan iman dan ilmu pengetahuan,” kata Rinus Pantauw Ketua ISKA Basis Surabaya.

“Produk ISKA adalah sebagai penyumbang ide berpikir konstruktif,” tegas Rinus. ISKA pada awal terbentuknya menggunakan nama Ikatan Katolik Sarjana Indonesia (IKS). Nama Katolik Sarjana, bukan Sarjana Katolik dipakai agar dapat menampung para sarjana dan cendekiawan non-Katolik yang menyetujui asas-asas Katolik. Pemrakarsa terbentuknya ISKA adalah Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) bersama dengan Ikatan Muda Katolik Indonesia (IMKI).

IKS juga menjadi anggota International of Catolic Movement for Intelectual and Cultural Afairs, (ICMIKA), yang merupakan wadah dari organisasi sarjana dan cendekiawan Katolik di seluruh dunia. ICMIKA adalah anggota Pax Romana, salah satu lembaga non-pemerintah, yang punya perwakilan di PBB. Dari jaringan global inilah timbul gagasan untuk menyatukan berbagai organisasi sarjana dan cendekiawan Katolik secara nasional melalui sebuah Musyawarah Nasional (Munas).

Nama ISKA mulai digunakan setelah Munas pada 3-5 September 1964 di Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Munas Sarjana dan Cendekiawan Katolik di Bandungan ini diprakarsai oleh IKS, dengan panitia penyelenggara Himpunan Sarjana Katolik Semarang dan diikuti oleh organisasi sarjana dan cendekiawan Katolik dari seluruh Indonesia.

Sejak itulah organisasi para sarjana dan cendekiawan ini bernama ISKA yang bersifat nasional. Dalam Munas ini pula disusun Anggaran Dasar dan Anggaran  (AD/ART) serta program kerja ISKA.

Salah satu program kerja ISKA yang disusun pada waktu Munas 1964 adalah aktif merintis berdirinya cabang Universitas Katolik Atma Jaya. Cabang-cabang ISKA juga mulai terbentuk di Kupang, Manado, Pontianak, Kediri, Flores, Pekalongan, Banyuwangi dan Medan.

Munas ISKA di Bandungan ini merupakan Munas ISKA pertama dan sekaligus yang terakhir. Sebab untuk selanjutnya, sesuai dengan AD/ART, Munas ISKA disebut sebagai Musyawarah Umum Warga (MUW). Munas ISKA di Bandungan menghasilkan ke-pengurusan yang disebut Badan Pimpinan Pusat (BPP) sebagai berikut: Drs. Jakob Oetama (Ketua Umum); C. Sindhunatha, SH. (Ketua I); Drs. Djoko Soekardjo (Ketua II); Drs. J. Adisubrata (Sekretaris Umum); Auwjong Peng Koen, SH. (Sekretaris I); Drs. Que Siang Koen, SH. (Bendahara I) dan Oetoro, SH. (Bendahara II).

Jakarta dijadikan pusat organisasi dan beberapa daerah seperti Bogor, Bandung, Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Makasar dijadikan basis organisasi. ISKA Berkumpulnya setiap tiga tahun sekali dalam Rakernas untuk membicarakan berbagai masalah aktual dan perkembangan organisasi yang terjadi dalam kehidupan berbangsa, bernegara & menggereja.

Kegiatan ISKA Surabaya

Biro Kerohanian bertugas menyelenggarakan misa secara benar, memuliakan Tuhan lewat paduan suara, dan menjadi fasilitator untuk menumbuhkan iman anggota. Biro keanggotaan bertugas melayani anggota ISKA. Di dalamnya ada unit Felcom yang bertugas memberikan pelayanan bagi orang muda Katolik (OMK) untuk membangun lingkungan pergaulan yang sehat. Kegiatannya misalnya melakukan bakti sosial, valentine day, dan ziarah bersama.

Bidang lain di ISKA Basis Surabaya adalah bidang pengembangan profesi dan organisasi dengan kegiatannya seperti membangun komunikasi keilmuan antarkampus (UKDC dan UKWMS), pelayanan profesi (hukum dan arsitektur), serta forum diskusi ilmiah yang mengundang mahasiswa Katolik.

Pelayanan bantuan hukum bagi masyarakat sebagai salah satu program andalan ISKA bertujuan untuk membantu orang yang terlibat langsung dalam masalahnya untuk memperoleh kedudukan dari masalah yang mereka hadapi atau mengeksplorasi permasalahan hukum yang dihadapi. Umat yang meminta konsultasi hukum juga diajak untuk merumuskan permasalahan hukum dan non-hukum yang mereka hadapi. Selain itu, pelayanan hukum ini juga memberi bekal pengetahuan hukum atas masalah hukum yang ingin mereka selesaikan lebih dahulu.

ISKA Basis Surabaya merupakan satu-satunya basis di Indonesia yang mampu memungut iuran anggota sejak awal berdiri sampai saat ini. “Sebagai implikasi etis dan moralnya adalah anggota harus mendapat manfaat intelektual lewat seminar cuma-cuma, mendapatkan informasi secara otentik, mendapatkan lingkungan intelektual yang layak dan relasi makin meningkat,” ujar Rinus.

Persyaratan menjadi anggota ISKA adalah  sarjana, mau memberikan dirinya untuk pelayanan profesi, dan mau mengembangkan dirinya dalam iman dan ilmu. Sedangkan untuk menjadi pengurus ISKA syaratnya adalah orang yang sudah menjadi anggota ISKA minimal di atas lima tahun sampai puluhan tahun.

Pertemuan rutin ISKA Basis Surabaya terdiri atas rapat pengurus (minggu I), pertemuan anggota (minggu I), dan misa bersama anggota plus seminar ilmiah sekali dalam sebulan.

Beberapa kegiatan yang tercatat sepanjang tahun 2010 adalah training of trainer (TOT) bersama team Keuskupan Surabaya dan pastoral care di RSK Vincentius A Paulo Surabaya (Juni 2010), Lokakarya kesadaran gender dan pemberdayaan perempuan serta ziarah wisata ke Jawa Tengah (Juli 2010), di penghujung tahun diadakan bakti sosial di panti wredha Kediri (Desember 2010).

Sumber dana

Dengan menganut prinsip kemandirian, ISKA Basis Surabaya membiayai sendiri kegiatan organisasinya dengan menarik iuran anggota. Iuran bulanan anggota ditetapkan sebesar Rp.10.000 per bulan. Dengan jumlah anggota aktif sekitar 150 orang, dana operasional bulanan sudah tercukupi.

Jika anda seorang sarjana Katolik yang membutuhkan wadah untuk berorganisasi, ISKA Basis Surabaya layak untuk dipertimbangkan demi pengembangan kapasitas pribadi anda. (*)

Oleh : Fransiscus Anggu


0 Responses to “ISKA Basis Surabaya”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: