14
Mar
12

Sosialisasi Credit Union

Dengan latar belakang belum terbentuknya lembaga credit union (CU) di paroki-paroki Kevikepan Surabaya Selatan sesuai dengan prioritas program Keuskupan Surabaya tahun 2010-2019, sebagai lembaga yang berbasis komunitas dan terpercaya yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera. Serta belum seluruhnya pengurus gereja yang akan membentuk dan membina CU, mengenal serta memahami tentang CU, maka pada Minggu, 31 Juli lalu di Balai Paroki HKY digelar Sosialisasi tentang CU.

Acara yang dimotori oleh Seksi Pengembangan Sosial Ekonomi (PSE) Kevikepan Surabaya Selatan ini dihadiri oleh puluhan pengurus DPP perwakilan dari 7 Paroki di wilayah Kevikepan Surabaya Selatan antara lain PHKY, Paroki St Paulus, Paroki St Yohanes Pemandi, Paroki Gembala Yang Baik, Paroki Roh Kudus, Paroki Salib Suci, Paroki St. Maria Anunciata.

Sosialisasi sesi pertama dibawakan oleh F Budiono Kristianto, ketua CU Swadaya Sejahtera Surabaya yang menerangkan seluk beluk tentang CU.  Credit Union berasal dari bahasa latin “Credere” yang artinya percaya dan “Union” yang artinya perkumpulan atau persatuan. Didirikan tahun 1850 di Flammerfield Jerman oleh F.W. Raiffeisen. Dalam pengertian lama CU sering dimengerti sebagai “sarana simpan pinjam uang”. Dan dalam pengertian baru CU dihayati sebagai “sarana yang membantu rakyat jelata keluar dari kemiskinan dan kebodohan”.

CU yang memiliki ciri-ciri seperti koperasi, bank dan asuransi itu dinilai sangat cocok untuk masyarakat umum karena semua kebutuhan hidup dapat terpenuhi di situ. Selain ada simpan pinjam, anggota (yang mayoritas merupakan masyarakat prasejahtera) juga diberi pendidikan dan motivasi agar mereka gemar menabung.

Sesi kedua diisi dengan sharing oleh pengurus CU Cipta Mandiri Sidoarjo. Mereka menceritakan pengalaman jatuh bangun mereka dalam mengelola CU. Selama ini sering mereka terbentur dengan permasalahan yang berasal dari intern mereka sendiri yaitu kurangnya komitmen dari para pengurus. Selain itu masalah awal setelah berdirinya CU adalah sulitnya mendapatkan kepercayaan dari para anggota. Mereka memerlukan waktu bertahun-tahun sampai kepercayaan itu berhasil mereka peroleh.

Antusias dari peserta cukup tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan. “Dengan sosalisasi CU ini diharapkan pengenalan tentang CU dalam hal pengertian, manfaat dan mekanismenya mendapat kesamaan persepsi di seluruh paroki-paroki di Kevikepan Surabaya Selatan” pungkas FX Suratno, ketua Seksi PSE Kevikepan Surabaya Selatan menutup sosialisasi siang itu. (*)

Oleh : Theresia Margaretha


0 Responses to “Sosialisasi Credit Union”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: