14
Mar
12

Profil WKRI PHKY

Wanita Katolik RI (WKRI) sebagai organisasi massa, mempunyai tujuan, cita-cita, sasaran atau target. Visi yang diemban WKRI adalah “Organisasi kemasyarakatan wanita Katolik yang mandiri, memiliki kekuatan moral yang handal, demi tercapainya kesejahteraan bersama serta tegaknya harkat dan martabat manusia”.
Organisasi yang membimbing dan menampung kegiatan wanita Katolik di Indonesia ini baru disahkan oleh Menteri Kehakiman pada 5 Februari 1952 sejak didirikan di Yogyakarta pada 26 Juni 1924. WKRI berpusat di Jakarta dan mempunyai cabang yang ada hampir di setiap propinsi di Indonesia.
WKRI di tingkat pusat disebut DPP (Dewan Pengurus Pusat), selanjutnya disebut DPD (Dewan Pengurus Daerah), DPC (Dewan Pengurus Cabang) dan Dewan Pengurus Ranting. Tingkat ranting dapat dibentuk di stasi, Lingkungan dan gabungan Lingkungan atau Kecamatan di mana sekurang kurangnya terdapat 25 orang anggota. Tingkat cabang dapat dibentuk di tiap paroki atau Kabupaten/Kota di mana sekurang-kurangnya terdapat dua ranting. Sementara DPD dapat dibentuk di tiap Keuskupan atau propinsi di mana sekurang-kurangnya terdapat dua cabang. WKRI Cabang PHKY termasuk di dalamnya.
Misi dari WKRI adalah (1) pemberdayaan WKRI mulai dari unit yang terkecil, (2) meningkatkan kualitas hidupnya nilai-nilai Injil dan Ajaran Sosial Gereja (ASG) di dalam WKRI, (3) meningkatkan kehidupan yang lebih baik berdasarkan keadilan sosial, (4) memperjuangkan kesetaraan dan keadilan gender dalam semua aspek kehidupan.
Maka dari itu untuk menunjang terlaksananya misi tersebut di setiap kepengurusan dibentuklah bidang bidang yang menunjang yaitu bidang organisasi, pendidikan, kesejahteraan dan humas.
Keikutsertaan wanita Katolik di seluruh Indonesia sangat diharapkan untuk membawa misi tersebut ke dalam kehidupan yang nyata. Demikian halnya WKRI di PHKY yang dipelopori oleh antara lain Ibu Asmanoe, Ibu Sukiarso, Ibu Retno, Ibu Weller, Ibu Mahulette dan Ibu Yuliarto, hingga berkembang sampai sekarang. Dari generasi ke generasi dengan bertambahnya tahun dan pergantian generasi sangat diperlukan kader penerus untuk menambah dan mengembangkan WKRI di PHKY.
Lantas siapa yang bisa menjadi anggota WKRI, “ Anggota WKRI adalah perempuan warga negara Indonesia, Katolik, berusia sekurang kurangnya 18 tahun atau sudah menikah,” kata Anastasia AG, ketua WKRI PHKY periode 2010-2013 di sela-sela perbincangan dengan Benedizione.
Kegiatan WKRI Cabang PHKY
Kegiatan rutinitas WKRI cabang PHKY yaitu pertemuan rutin terdiri dari rapat pengurus (Kamis, Minggu ke-2) dan pertemu- an anggota (Kamis, Minggu ke-3). Sebagai perwujudan misi dan visi pelayanan dalam hal kemanusiaan juga dilakukan yaitu donor darah yang diadakan setiap 3 bulan sekali.
Selain membantu pelayanan di gereja dengan koor dan kolektan WKRI cabang PHKY juga mempunyai group seni musik kulintang yang sering didaulat mengiringi koor di gereja dan acara gereja yang lain. Kegiatan tercatat lainnya bisa dikatakan rutin sepanjang tahun yaitu setiap bulan Juli memperingati St. Anna sebagai santa pelindung organisasi, setiap Paskah bersama DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Jawa Timur keluar kota mengadakan kunjungan sosial, rekoleksi mau-pun wisata rohani.
Juga ikut berperan serta dalam perayaan prosesi pembukaan dan penutupan bulan Maria di bulan Mei, di setiap bulan Maret bekerja sa-ma dengan BKWKRI (Badan Kerjasama Wanita Kristen Katolik Indonesia) mengadakan Hari Doa Sedunia (HDS).
Perlu diketahui juga dalam rangka menunjang pendidikan dan menjalankan salah satu program di bidang pendidikan WKRI cab. PHKY mempunyai sebuah sekolah TK-SMP di jalan Dukuh Kupang 31 dengan nama Indriyana VII, sekolah tersebut dibawah pengelolaan Yayasan Darma Ibu.
Harapan Anastasia di akhir perbincangan dengan Benedizione, “Ibu-ibu yang sudah menikah maupun belum menikah dan sudah di baptis secara Katolik mau bergabung masuk dalam organisasi WKRI ini, untuk melayani dan berkecimpung membesarkan organisasi ini.”
Aktivitas berorganisasi bisa memberikan tambahan nilai maupun wawasan pribadi sebagai wanita Katolik dan juga bisa sebagai tempat penyaluran pelayanan kepada gereja maupun sesama.
Umat yang berminat bergabung bisa menghubungi Fransiska HP. No. 0856 3265 76 (Sekretaris WKRI Cabang HKY). (*)
Oleh : Robertin Ratnaning


0 Responses to “Profil WKRI PHKY”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: