03
May
11

Tradisi Intelektual Ordo Dominikan

Uskup : “Saya memilih Ordo Dominikan karena mereka mempunyai tradisi intelektual dan kita membutuhkan kerasulan intelektual”

Sabtu 28 Agustus 2010 merupakan hari yang istimewa bagi Paroki Redemptor Mundi (RM), Keuskupan Surabaya dan Ordo Dominikan. Hari itu umat Paroki RM mendapatkan gembala baru dan Ordo Dominikan (juga dikenal dengan Ordo Pewarta/Ordo Pengkotbah dengan singkatan OP), dipercaya untuk mengelola Paroki RM.

Misa serah terima petang itu dihadiri tidak kurang 1300 umat. Uskup Surabaya, Mgr. Vincentius Sutikno Wicaksono menjadi selebran utama, dengan didampingi oleh romo Boedi Prasetijo (sebelumnya Pastor Paroki RM), romo Adrian Adiredjo, OP (Pastor Paroki baru), bersama romo Budi Nuroto. Tampak hadir pula utusan dari Ordo Dominikan, yaitu romo Edmund Nantes, OP, romo Teresso Campillo, OP, dan romo Andrei Kurniawan, OP.

Selain beberapa frater Ordo Dominikan, dan para ekspatriat yang tinggal di Surabaya, turut hadir pula Provinsial Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus, yaitu Sr. Lusia Kusrini OP, bersama ketua Dominikan Awam dari Jakarta, Theo Atmadi.

Berita Acara Serah Terima Jabatan Pastor Kepala Paroki Redemptor Mundi ini ditandatangani oleh Uskup Surabaya, romo Boedi Prasetijo, romo Adrian Adirejo, OP, dan wakil Dewan Pastoral Paroki (DPP) RM, Alphonsus Maria Handoko.

Dalam khotbahnya, Bapa Uskup menjelaskan alasan memilih Ordo Dominikan untuk berkarya di Paroki RM, yaitu karena Ordo Dominikan mempunyai tradisi intelektual, khususnya di bidang filsafat dan teologi. Ordo Dominikan diharapkan bisa mendukung pendidikan para imam di Seminari Tinggi Providentia Dei, dan menjalin kerjasama dengan Universitas St. Thomas di Manila yang dikelola oleh Ordo Dominikan.

Ordo Dominikan yang didirikan oleh Santo Dominikus de Guzman di Prancis pada 1216 memang terkenal dengan karunia berkhotbah dan mengajar. Selain St. Dominikus, beberapa tokoh Gereja Katolik yang berasal dari Ordo Dominikan, yaitu St. Thomas Aquinas seorang Doktor Gereja, St. Albertus Magnus, Paus St. Pius V, St. Martinus de Porres, St. Rosa dari Lima, dan St. Katarina dari Siena yang juga seorang Doktor Gereja.

Misionaris Dominikan baru berkarya di Indonesia pada 1561 di pulau Solor-Flores Timur atas prakarsa Uskup Malaka Mgr. Jorge da Santa Lucia OP. Namun pada 1700-an para missionaris harus meninggalkan Flores karena ditentang oleh penjajah Belanda. Hingga saat ini sudah ada tiga putera Indonesia yang menjadi Pastor Ordo Dominikan, yaitu romo Robini Marianto, romo Andrei Kurniawan (berkarya di Pontianak) dan romo Adrian Adiredjo. Sedangkan Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus di Indonesia yang berjumlah 102 anggota, telah berkarya di Keuskupan Agung Jakarta, Semarang, Bandung, dan Purwokerto. Diharapkan tidak lama lagi kongregasi ini juga akan berkarya di Keuskupan Surabaya.

Dominikan awam yang saat ini telah berjumlah sekitar 100.000 orang juga telah tersebar di 100 negara.

Sejak menjabat pastor Paroki RM, romo Adrian yang ditabhbiskan pada April 2005 dan pernah studi di Manila ini telah banyak memberi warna baru bagi umat paroki RM. Misa kudus dalam bahasa Inggris yang sebelumnya hanya diadakan setiap Minggu jam 10 pagi, telah ditambah dengan misa kudus Minggu sore jam 18.00. Hal ini dikarenakan paroki RM mengkhususkan diri untuk melayani umat Katolik dari berbagai bangsa. Saat ini ada komunitas besar para ekspatriat (pekerja asing yang tinggal sementara di Indonesia) dari Filipina, Korea dan Amerika yang setiap Minggu pergi misa di gereja RM.

Selain pastor paroki, romo Adrian juga menga jar filsafat di Unika Widya Mandala. Sebelumnya ia adalah dosen di Seminari Tinggi STT Pastor Bonus Regio Kalimantan.

Teks dan Foto oleh: Joseph Haryanto


0 Responses to “Tradisi Intelektual Ordo Dominikan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: