03
May
11

Serikat St. Vincentius (SSV) Paroki Kelsapa Kepanjen Surabaya

Kegiatan SSV tidak bisa lepas dari orang-orang miskin yang dapat dijumpai di sudut-sudut kota Surabaya ini. Untuk itulah kelompok kategorial SSV mencoba tetap eksis berkarya untuk membantu saudara-saudara yang kekurangan, demikian penuturan Marianus Humas SSV Paroki Kelahiran Santa Perawan Maria Kepanjen. Pria yang baru saja menikah ini telah bergabung dalam kelompok kategorial SSV selama tujuh tahun.

Marianus mengaku prihatin karena relawan di parokinya tidak bertambah dan tidak ada regenerasi. Meskipun jumlah anggota SSV tidak lebih dari 10 orang, namun mereka semua  setia dan terlibat aktif dalam karya pelayanan dengan spirit Santo Vincentius A Paulo. Mereka juga tidak ketinggalan informasi dengan mengikuti pertemuan di tingkat daerah maupun di tingkat Nasional, sehingga segala informasi selalu dapat di update.

Meskipun tidak di semua Paroki ada SSV, namun sesungguhnya organisasi ini sudah mencapai tingkat Internasional. Untuk kepemimpinan Dewan Daerah diketuai oleh romo Tetra, CM dan moderatornya adalah romo Sad Budi, CM. SSV secara rutin mengadakan pertemuan dua mingguan untuk evaluasi terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan membahas program-program yang akan dilaksanakan.

Kegiatan rutin yang sudah terlaksana dan terprogram diantaranya kunjungan ke orang-orang miskin di bawah jalan tol Demak; membentuk kelompok belajar untuk anak-anak sekolah di bawah jalan tol Bumimoro yang biasa disebut “kampung seribu satu malam”; memberi beasiswa untuk anak dari keluarga miskin dan berjualan nasi bungkus murah.

Beberapa paroki lain yang SSV-nya masih aktif berkegiatan adalah Paroki St Vincentius A Paulo Widodaren, Paroki St Maria Tak Bercela Ngagel, dan Paroki St Stefanus Tandes.

Ada satu motto yang mereka jadikan “jiwa” dalam melayani sesama yaitu setiap anggota hendaknya memiliki jiwa melayani, didasari dengan iman dan selalu mengutamakan semangat persaudaraan.

Keberadaan SSV adalah wujud nyata bahwa  Gereja  berpihak kepada mereka yang miskin dan terpinggirkan.

Mereka adalah juga umat Allah dan kepada mereka semangat cinta kasih dan pelayanan harus tetap dikobarkan, seperti halnya Yesus yang selalu berbelas kasih kepada mereka yang menderita. Sabda Allah sudah mengingatkan agar kita tidak melupakan kaum miskin, “ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. (Matius 25:43)

Teks dan Foto oleh: Agustina Sucihati


0 Responses to “Serikat St. Vincentius (SSV) Paroki Kelsapa Kepanjen Surabaya”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: