03
May
11

Pewartaan Lewat Kesaksian Hidup

Dalam Matius 28:19-20 Yesus bersabda, “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan babtislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir jaman”.

Melalui sabda tersebut Tuhan mengutus kita untuk menjadi saksiNya dan menjadikan semua bangsa muridNya. Sebagai pengikutNya sudahkah kita taat memenuhi perintahNya? Mungkin sebagian diantara kita bertanya tanya bagaimanakah sebenarnya cara untuk bersaksi? Haruskah kita kesana-kemari berkhotbah sambil membawa Alkitab? Atau haruskah kita menjadi seorang pewarta supaya dapat melakukan tugas tersebut? Lalu bagaimana dengan sebagian orang yang kurang begitu pandai berbicara, dapatkah mereka menjadi seorang pewarta?

Tentu saja yang dimaksud bersaksi dalam konteks di atas bukan demikian. Yesus memberikan perintah yang seharusnya semua orang dapat melakukan. Masalahnya berpulang pada diri kita sendiri, bersedia atau tidakkah kita melakukan perintah itu. Karena ternyata untuk bersaksi itu tidak memerlukan kepandaian atau ketrampilan khusus. Tetapi cukup melalui sikap hidup kita sehari-hari yang benar itu pun sudah merupakan suatu kesaksian. Dibandingkan kita mesti berkhotbah berapi-api namun tidak dapat mengamalkan apa yang telah kita khotbahkan. Ada pepatah mengatakan “seperti gajah diblangkoni” bisa berkhotbah tapi tidak bisa nglakoni.

Namun bukan berarti seorang pewarta tidak di-butuhkan, kita tetap membutuhkan mereka untuk membukakan mata dan hati kita mengenai Sabda Tu-han. Dan juga alangkah bijaknya bila seorang pewarta tidak hanya pandai bersaksi melalui khotbah yang indah indah namun juga mengamalkannya. Karena biasanya teladan hidup itu lebih menyentuh hati dari pada berkhotbah. Dan yang lebih penting lagi jangan sampai hidup kita menjadi batu sandungan bagi orang lain. Tetapi sebaliknya dapat menjadi garam dan te-rang dunia yang dapat menggarami dan selalu berca-haya di depan semua orang, supaya mereka dapat melihat perbuatan-per-buatan kita yang baik, dan me-muliakan Bapa kita yang di surga.

Pada edisi kali ini kami menampilkan pendapat umat, “mengapa pewartaan lewat kesaksian hidup itu lebif efektif”. Yang tentunya jawabannya pun akan beragam sesuai dengan pengalaman hidup mereka masing masing. Serta masih banyak liputan liputan lain yang tentunya juga tak kalah menarik untuk disimak.

Selamat menikmati, Tuhan Yesus memberkati.


0 Responses to “Pewartaan Lewat Kesaksian Hidup”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: