03
May
11

Kursus Alkitab “Dei Verbum” oleh Bunda Kudus

Komunitas BK didirikan pada 08 Februari 1994 di bawah masa penggembalaan (alm.) Mgr. Dibyokaryono, dan dikukuhkan kembali pada 29 Februari 2000 oleh (alm.) Mgr. Yohanes Hadiwikarta di Puhsarang Kediri. Visi KBK adalah “menjadikan wanita tiang doa dalam keluarga”. Misinya adalah “mengajak para wanita untuk mengenal Tuhan Yesus melalui firman-Nya”.

Kegiatan rutin adalah Bina Doa dan Firman (Bindoman) yang diadakan setiap Rabu pukul 10.00 di  Catholic Center, jalan Bengawan no 3, Surabaya. Beberapa kelompok menggelar latihan atau pertemuan rutin yaitu koor ibu-ibu (di bawah bimbingan Yulius Kristianto), team pujian dan team doa (untuk pelayanan acara Penyegaran Rohani). Ada juga Adorasi Abadi yang dikelola oleh Pusat Spiritual (Puspita).

Yang akan diangkat dalam tulisan ini adalah kegiatan terbaru Komunitas BK yaitu Kursus Alkitab “Dei Verbum” (KADV) yang diadakan tiap Kamis pukul 09.30-12.30 di bawah bimbingan romo Robby Wowor, OFM dari Jakarta dan romo Sony Keraf, SVD dari Surabaya.

Latar belakang KADV

KADV dibuka untuk menanggapi kebutuhan umat di Keuskupan Surabaya dalam pemahaman kitab suci. Kegiatan ini mendapat restu dari Mgr. Vincentius Sutikno Wisaksono dan Komisi Kerasulan Kitab Suci Keuskupan Surabaya. Gambaran kebutuhan umat tersebut misalnya, di Surabaya minat untuk mendalami kitab suci semakin tumbuh subur baik di paroki maupun di kelompok kategorial. Karena itu dibutuhkan tenaga yang mampu mendampingi dan memandu pertemuan pendalaman kitab suci. Dalam pertemuan Doa Lingkungan, misalnya, salah satu acara penting adalah pembacaan kitab suci yang disusul dengan renungan. Renungan tak jarang dibawakan oleh “relawan” yang mau, namun kurang mempunyai pemahaman kitab suci yang memadai. Hal ini menyebabkan kegiatan itu menjadi kering akan pemaknaan.

Contoh lain misalnya, dalam masa-masa khusus seperti Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN), masa Prapaskah atau masa Advent dibutuhkan kehadiran seorang pemandu kitab suci yang dapat mengarahkan pertemuan pendalaman kitab suci menjadi perjumpaan iman dengan Tuhan.

Begitu juga saat menghadapi sikap agresif dari berbagai kelompok yang membaca kitab suci secara fundamentalis, umat perlu diberi pendampingan dan bimbingan yang sehat dan dapat dipertanggung-jawabkan.

Tujuan KADV

Sesuai dengan misi Komunitas BK, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para wanita khususnya agar lebih mengenal firman Tuhan. “Dengan berbekal pengenalan kitab suci, baik sebagai awam, sebagai ibu rumah tangga atau sebagai asisten imam, maka penyampaian kabar gembira semakin luas dan menjaring banyak jiwa untuk diselamatkan,” jelas Teodora Monica ketua umum Komunitas BK, yang akrab disapa Ervinna.

Selain itu, KADV juga bertujuan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan spiritualitas kitab suci kepada para peserta kursus, sehingga mereka mampu menjawab kebutuhan gereja sehubungan dengan pewartaan sabda.

Lewat kegiatan ini, pihak penyelenggara mengharapkan agar makin banyak para awam yang bisa membantu kinerja para romo dan saling bekerja sama yang baik dalam membangun iman umat baik di Lingkungan, Wilayah maupun Paroki. “Para wanita sebagai tiang doa keluarga juga bisa menjadi tiang yang kokoh untuk keluarganya yang adalah gereja kecil. Ini sesuai dengan Doa Arah Dasar Keuskupan Surabaya 2010-2019,” tutur Ervinna.

Komposisi mata kursus yang diajarkan dalam KADV adalah (1) Teologi (Dokumen Dei Verbum, iman Katolik, Sakramentalogi), (2) Tafsir (Taurat, Kitab Sejarah, Tafsir Nabi-Nabi, Kebijaksanaan, Injil Matius, Surat-surat Petrus, Surat-surat Yohanes), (3) Tema-tema teologi (teologi Perjanjian Lama, kelahiran Yesus, perumpamaan, mukjizat Yesus), (4) Mariologi, dan (5) Magisterium dan Eklesiologi.

Untuk tenaga pengajar, KADV mengundang beberapa imam, suster dan awam berkompeten, yaitu romo Robby Wowor, OFM (Jakarta), romo Sony Keraf, SVD, romo  Widajaka, CM, romo Pidyarto Gunawan, O.Carm, romo Agustinus Lie, CDD, romo Benny Phang, O.Carm, romo Didik, Pr, suster Merry Theresa O.Carm, suster Agatha linda Candra, OSU, Agus Handoyo dan Frans Kamarudin.

KADV setiap Kamis pagi pukul 09.30 yang mulai dibuka pada 10 Februari 2011 lalu ini diselenggarakan di Graha Widya Mandala lantai VII jalan Dinoyo 48a Surabaya (samping kantor Telkom). KADV akan diadakan selama 10 bulan dengan pertemuan sekali seminggu. Mereka yang lulus dari KADV akan mendapat sertifikat kelulusan yang diberikan pada upacara perutusan.

Persyaratan peserta KADV adalah Katolik, menyerahkan fotocopy surat babtis dan KTP, menyerahkan pas foto (3×4) tiga lembar, dan membayar biaya kursus sebesar 350.000 rupiah per orang (khusus pasutri sebesar 650.000 rupiah per periode). (*)

Oleh: Fransiscus Anggu


0 Responses to “Kursus Alkitab “Dei Verbum” oleh Bunda Kudus”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: