16
Apr
11

Mimbar dan Paroki Kita

Lomba Maket Kandang Natal

Keluarga Katolik sangat berperan penting dalam Gereja karena di situlah tumbuh pembinaan iman anak-anak dari awal. Hal inilah yang menjadi latar belakang lomba maket kandang Natal bertema “Yesus lahir di tengah keluargaku” yang diadakan Mudika Paroki HKY. 

Berikut reportase acara dan obrolan Benedizione dengan Yohanes Gabriel, ketua panitia.

Lomba yang digelar 27 Nopember lalu di Balai Paroki HKY ini diikuti perwakilan dari Wilayah  yang dengan total 7 peserta. Keluarga Hidayat Kusuma (Wil. I), Keluarga Joko Susilo (Wil. II), Keluarga Putranto Dwi (Wil. III), Keluarga Sylvia Teeria (Wil. IV), Keluarga Tutut (Wil. V), Tjan Pujianto, Surahmat, Andy dan Noto (Wil. VI)

“Lomba ini adalah salah satu program Mudika. Selama dua tahun terakhir, Mudika selalu membuat kandang Natal sendiri, maka tahun ini Mudika melibatkan umat untuk urun rembug pembuatan kandang Natal,” ujar Floribertus Adityasmoko, ketua Mudika PHKY di awal acara.

“Kandang Natal yang selama ini dibuat oleh Mudika dan PD-HKY  sudah bagus. Maka sekarang waktunya untuk menampung ide dan kreativitas umat yang nantinya akan direalisasikan dan dibuat di Gereja,” jelas romo Eko Budi Susilo dalam sambutannya.

Pada lomba itu sebagian besar peserta mengaitkan peristiwa bencana beruntun di negara ini dengan kelahiran Yesus.

“Yesus lahir di kandang dan pohon cemara sebagai background menggambarkan keluarga kita. Di pohon cemara itu kita pajang foto-foto keluarga. Kelahiran Yesus adalah akar pohon memberi kekuatan dalam kehidupan keluarga untuk tumbuh berkembang dan berbuah bagi sesama. Cahaya-cahaya kecil di pohon ini menggambarkan terang yang dipancarkan oleh kekeluarga ini bagi lingkungan sekitarnya. Bahannya sederhana saja dari tusuk sate dan jerami,“ kata seorang peserta dalam presentasinya.

Kriteria penilaian juri didasarkan pada kesesuaian tema, keaslian maket, pemilihan material, kreatifitas dan makna. Selain itu juga ada kriteria kerjasama dan presentasi.

Dia akhir acara ditetapkan Wilayah V sebagai juara pertama dengan mendapat uang tunai dan kesempatan untuk membuat kandang Natal di dalam gedung gereja. Juara kedua adalah Mudika dan juara  direbut Wilayah II.

Kandang dan pohon Natal adalah aksesoris yang mempercantik suasana Natal. Jauh lebih penting daripada itu adalah pemaknaan kita pribadi terhadap peristiwa kelahiran Yesus yang penuh kemuliaan dan kesederhanaan itu. (*)

Oleh : Robertin Ratnaning


0 Responses to “Mimbar dan Paroki Kita”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: