16
Apr
11

Konseling Iman

Doa Rosario adalah doa Injili

Redaksi Benedizione yang terhormat, tolong beberapa pertanyaan saya ini diteruskan ke romo Haryo untuk rubrik Konsultasi Iman.

Saya anggota Legio Maria Presidium Bunda Kristus RSK St Vincentius a Paulo Surabaya. Ada seorang umat Kristen yang sangat mengagumi sosok Bunda Maria. Ia ingin belajar Novena dan Rosario. Pertanyaan saya : 1. Apakah boleh seorang Kristen Protestan berdoa Novena dan Rosario ? 2. Apakah dia juga boleh membuat tanda salib untuk mengawali dan menutup doa ? 3. Apakah hal tersebut dapat dikatakan mencampur adukan sebuah agama ?

Katharina Galih – Wil V Paroki HKY

Berdosakah tidak mengikuti misa di hari Minggu ?

Ytk. Rm Haryo

Romo saya mempunyai seorang teman. Sering ketika dia harus sibuk / lembur untuk bekerja, dia tidak mengikuti misa di hari Minggu. Dia selalu beranggapan bahwa berdoa di rumah dan di gereja sama saja yang dituju sama sama Tuhan. Bagaimana tanggapan romo mengenai sikap teman saya tadi ? Apakah hal tersebut dapat dibenarkan ? Terima kasih.

Sasmita Paroki HKY.

 

Sdri Katharina Galih yang terkasih.

Saya akan menjawab pertanyaan kamu satu persatu.

Menurut pendapat saya boleh siapapun orangnya mendoakan Novena dan Rosario. Dan tidak salah seseorang berdoa menurut keyakinan / imannya, sebab doa merupakan ungkapan iman.  Doa kita hanya ditujukan kepada Allah / Tuhan Yesus saja tetapi sebagai pengantara adalah bunda Maria (“Per Mariam ad Jesum”). Bunda Maria tidak secara khusus diberikan untuk umat katolik saja. Jadi sifatnya Universal, yaitu bunda untuk segala bangsa.  Doa Novena atau Rosario adalah suatu bentuk doa devosi yang ditujukan kepada bunda Maria. Doa Rosario itu sungguh bersifat Kristosentris. Oleh Paus Yohanes Paulus II, Rosario juga disebut sebagai doa Injili atau “Compedium Injil” atau Injil yang singkat maksudnya dengan berdoa Rosario kita merenungkan peristiwa dari injil, sekitar hidup Yesus (yaitu peristiwa gembira, sedih, mulia dan terang). Seperti halnya Bunda Maria diberikan untuk segala bangsa, demikian juga Tuhan Yesus yang lahir dari Maria diutus untuk segala bangsa.

Boleh, tanda salib merupakan ungkapan iman  kepercayaan akan Allah Tritunggal Maha Kudus. Dengan membuat tanda salib berarti kita menghadirkan Tritunggal agar menyucikan diri kita.

Tindakan orang tersebut tidak dapat dikategorikan mencampur adukan ajaran agama, karena apa yang ia lakukan ini merupakan penghayatan iman pribadi orang tersebut dan tidak terpancang pada ajaran agama. Baca Luk 1:28-42

Sdr Sasmita yang terkasih.

Menurut pendapat saya sikap teman kamu itu kurang dapat dibenarkan. Berdoa sendiri di rumah itu memang baik tetapi tidak dapat disamakan dengan misa di hari Minggu. Karena berdoa sendiri di rumah tidak sama nilainya dengan mengikuti misa hari Minggu di gereja. Bagi kita umat kristiani hari Minggu mempunyai nilai yang lebih yaitu nilai ke Tuhanan atau religius yang tidak sama dengan hari hari yang lain. Kata Minggu berasal dari bahasa Portugis disebut Dominggo artinya hari Tuhan. Maka kalau kita tidak mengikuti misa di hari Minggu kita telah berbuat dosa secara obyektif karena melanggar salah satu dari 10 Perintah Allah ( yaitu Kuduskanlah hari Tuhan) dan salah satu dari 5 Perintah Gereja (yaitu Ikutilah perayaan Ekaristi pada hari Minggu dan hari raya yang diwajibkan, dan janganlah melakukan pekerjaan yang dilarang pada hari itu). Hari Minggu adalah hari Tuhan jadi kita wajib merayakan ekaristi yaitu untuk mengenangkan kebangkitan Kristus bersama jemaat.

Di kota kota besar seperti di Surabaya jadwal misa ada beberapa kali silahkan anda dapat memilih waktu yang dianggap cocok. Jika kita tidak mengikuti misa demi kepentingan pribadi, hal itu dapat disebut juga sebagai penyembahan berhala karena kita mengutamakan kepentingan pribadi, kecuali jika ada alasan yang kuat untuk tidak merayakan Ekaristi pada hari Minggu, misalnya sakit berat. Alasan sibuk bekerja atau capek bukan merupakan suatu alasan yang dapat dibenarkan. Baca Kel 20:9-10, Kej 2:2-3, Luk 24:30-31

Diasuh oleh : Rm. Harjopranoto, Pr.

Pastor Rekan Paroki HKY Surabaya


0 Responses to “Konseling Iman”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: