06
Oct
10

Memantau Kinerja Tatib

Sejak ditinggal sebagian besar anggota Tatib (tata tertib) Paroki dan Wilayah sejak Jumat malam (9-11/7) untuk rekoleksi di Yogyakarta, otomatis petugas-petugas gereja yang tersisa menjadi kerepotan, terutama pada saat Misa yang paling banyak dihadiri umat yaitu Minggu pagi (11/7) pukul 09.15. Benedizione mencoba melihat bagaimana persiapan mereka dalam melayani umat dan melihat suasana Misa Minggu tersebut. Kebetulan pada hari itu masih tidak seberapa padat seperti hari Minggu lainnya, karena banyak umat masih dalam suasana puncak liburan. Tjan Budianto, yang saat itu bertugas mewakili Wilayah VI, mengatakan, tiap Wilayah mengerahkan sekitar 15 orang sebagai petugas Tatib.

Dari pantauan Benedizione pagi itu, seperti biasa petugas Tatib mencarikan tempat duduk yang kosong untuk umat. beberapa diantara mereka tidak berseragam. Anggota Wanita Katolik (WKRI) juga turut membantu.

Apa dan bagaimana tugas Tatib itu? Yuventus Sigit Mardiatmoko (Ketua I bidang Liturgi dan Katekese) menjelaskan, pertama mengatur tempat duduk umat, agar seluruh tempat duduk terpenuhi. Diusahakan agar umat tidak bergerombol di belakang. Kedua, menjaga ketenangan agar umat dapat khusuk beribadah. Ketiga, mengkoordinir kolekte, agar menjangkau seluruh area gereja. Khusus tentang kolekte, sesama petugas kolektan harus saling mengawasi rekan-rekannya agar tidak terjadi kecurangan.

Dalam menjalankan tugasnya, petugas Tatib harus sopan, meminta tolong pada rekannya kalau kewalahan, tegas dan harus menguasai area. Saat pembagian komuni, Tatib turut menemani imam atau asisten imam yang membagi komuni agar tidak terjadi pelecehan terhadap hosti suci.

Pagi itu, dengan 11 orang, Wilayah VI menjalankan tugas Tatib dengan baik dan lancar. Seusai misa, Tjan Budianto dan rekan-rekannya langsung ikut menghitung uang kolekte.

Demikianlah pantauan Benedizione terhadap kinerja Tatib pada misa Minggu pagi itu di mana sebagian besar anggota Tatib sedang mengikuti rekoleksi Tatib di Yogyakarta. Saling melengkapi dan rela berkorban, begitulah seharusnya pelayanan. (*)

Oleh : Daniel Gesang


0 Responses to “Memantau Kinerja Tatib”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: