24
Jul
10

Pelayanan Doa Untuk Orang Sakit

Seorang pasien adalah orang yang sakit secara fisik juga psikisnya. Bagi mereka, obat bukanlah satu-satunya solusi. Pendampingan dalam hal psikis, spiritual dan sosial juga diperlukan. Saat sakit seorang pasien juga perlu berkembang secara spiritual untuk mempercepat penyembuhan. Maka di rumah sakit Katolik (RSK) St Vincentius A Paulo Surabaya -biasa disebut RKZ- muncul berbagai kelompok pelayanan doa bagi pasien. Di RKZ sendiri sudah ada Pastoral Care yang fungsi dan pelayanannya sama dengan kelompok-kelompok doa itu.

Guna menyamakan persepsi tentang pelayanan doa bagi pasien, Pastoral Care, pada 25 April lalu mengadakan Rekoleksi Bersama di ruang serbaguna poli RKZ jalan Ciliwung Surabaya. Rekoleksi diikuti oleh berbagai kelompok doa yang berkarya di RKZ.

Rekoleksi ini juga dimaksudkan untuk menjalin kerjasama dan belajar bersama tentang hal-hal prinsip dan hal-hal praktis dalam pelayanan doa.

Rekoleksi diawali dengan penugasan untuk mengunjungi pasien. Kunjungan yang dimaksud bukan untuk pelayanan doa tetapi murni kunjungan. Setelah sessi kunjungan, di sessi sharing banyak peserta yang mengungkapkan keharuannya. “Ternyata mereka membutuhkan kunjungan kita. Mereka butuh diperhatikan agar lebih kuat. Itu tampak di wajah pasien maupun penjaganya,” ujar seorang peserta.

Rekoleksi ini dipandu suster Odelia dari Pastoral Care Malang. Diungkapkan bahwa pelayanan doa adalah sebuah aktivitas yang digerakkan kasih, cinta dan perhatian kita kepada yang sakit dan menderita. Bukan dengan motif lain. Karena digerakkan oleh kasih, cinta dan perhatian, maka seorang pelayan doa perlu menanggapi kebutuhan si sakit dengan pertama-tama mendengarkan mereka.

Adalah sopan, wajar dan fair (adil) bila kita melayani doa kepada mereka yang meminta kita untuk mendoakan. Juga bila kita tidak mendesak orang lain ikut berdoa sebagaimana yang kita inginkan. Juga bila kita mau mendengarkan mereka yang kita kunjungi dan mencoba menjawab pertanyaan mereka berdasarkan pengalaman hidup dan pengalaman iman kita.

Kehadiran kita bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban melainkan merupakan jawaban manusia, panggilan nurani yang dalam untuk mereka yang sakit yang memerlukan kita. Kemurnian hati dalam melakukan sesuatu akan berpengaruh dalam hidup setiap orang. Kalau kita melayani dengan hati, itu akan sangat dirasakan oleh si pasien dan mampu menambah kekuatan untuk sembuh.

Didiskusikan pula bahwa dalam memberikan pelayanan doa, kita hendaknya melepaskan diri dari segala agenda yang bukan berfokus pada si pasien. Intensi haruslah murni demi kepentingan si pasien dan bukan demi diri kita sendiri agar menjadi semakin baik, makin terkenal atau mendapat nilai yang baik.

Perihal kuasa doa juga didiskusikan bahwa ternyata doa yang disertai dengan keyakinan akan menyembuhkan si sakit. (*)

Oleh : Robertin Ratnaning


1 Response to “Pelayanan Doa Untuk Orang Sakit”


  1. 1 Liliana
    14/04/2011 at 14:01

    Berkah Dalem,

    Bagaimana kita bisa minta pelayanan-nya ya? karena ada saudara saya yang ada di RS Darmo juga ingin di doakan….

    Thanks


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: