10
Apr
10

Misa “Hari Orang Sakit se-Dunia”

Uskup : Pertanyaan yang Bertubi-tubi, Melelahkan dan Membosankan Pasien

Meskipun Perayaan HOS (Hari Orang Sakit Sedunia) sudah dimulai sejak 1992 oleh Paus Yohanes Paulus II, namun kegiatan ini tidak diketahui banyak orang. Ada pemahaman bahwa misa HOS adalah misa penyembuhan dan akhirnya mengharapkan mukjizat penyembuhan terjadi jika menghadirnya. Kenyataan ini mengundang kita semua untuk memperkenalkan maksud gereja dengan peringatan HOS setiap tahun yaitu gereja bermaksud meningkatkan kesadaran komunitas-komunitas Gerejani akan pentingnya pelayanan pastoral bidang kesehatan. Pelayanan ini adalah bagian integral dari peran Gereja yang terukir dalam misi keselamatan Kristus sendiri. Dia, Sang Tabib llahi, “berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasi lblis (Kis. 10:38).

Dalam pesannya Paus Benediktus XVI sungguh-sungguh berharap peristiwa HOS menjadi kesempatan untuk memberi lebih banyak do rongan kerasulan untuk melayani orang-orang sakit dan mereka yang merawat orang sakit.

Salah satu cara memperkenalkan HOS dan ikut ambil bagian dalam menjalankan misi gereja, RKZ St. Vincentius A Paulo Surabaya menggelar misa HOS ke-18 pada Kamis, (11/2) lalu di Kapel RKZ. Tema yang diangkat adalah “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku” (Markus 1:40).

Seruan si kusta kepada Yesus dalam injil Markus ini menjadi inspirasi yang luar biasa untuk berharap akan belaskasih Allah bagi setiap pribadi yang terlahir ke dunia ini. Entah ia mengalami sakit fisik maupun jiwa. Dan sebagai orang yang sehat kita semua diundang untuk menghadirkan Sang Tabib llahi dengan mewujudkan misi bersama gereja “Melayani orang sakit dan mereka yang merawat orang sakit” (Tema Pesan Paus Benediktus XVI dalam HOS ke-18).

Sekitar 300-an orang peserta terdiri dari para pasien rawat inap di RKZ, dan 15 paroki di Surabaya dengan mayoritas usia lansia dan sakit yang menghadiri misa HOS yang dipimpin selebran utama Uskup Surabaya Mgr. Sutikno Wisaksono, Pr. konselebran Rm. Lukas Kilatwono, SVD dan Rm. Agustinus Eko Wiyono Pr.

Dalam khotbahnya Mgr. Sutikno memaparkan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengunjungi orang sakit. Di antaranya sebagai berikut : Sebagai pengunjung yang bijak dan penuh kasih, kita dapat mencerahkan hari yang sering terasa panjang dan sepi; sekaligus dapat menghadirkan Allah dan kasihNya. KasihNya yang disalurkan melalui kita tidak mustahil dapat mengubah keadaan, sehingga penyembuhan dapat disempurnakan. Kunjungan pada waktu yang tepat, cara pembicaraan yang tepat, sungguh bisa menghibur dan membesarkan iman yang dikunjungi. Tetapi sebaliknya, pertanyaan yang bertubi-tubi yang sama dari terlalu banyak pengunjung bukan saja melelahkan tapi justru membosankan bagi si sakit. Hal ini kadang tidak bisa dihindarkan, karena si pengunjung tidak tahu apa yang harus dilakukan selama berkunjung. Tak kalah pentingnya perlu diperhatikan saat mengunjungi orang sakit adalah berempati terhadap mereka, mendengarkan, solider dan memberikan sentuhan kasih tanpa harus banyak berkata-kata atau menasehati, mengkhotbahi mereka. Yang mereka butuhkan adalah kehadiran kita yang penuh kasih.

Akhir kata, sebagai anggota gereja yang memiliki sense of belonging terhadap karya kerasulan bagi orang sakit dan mereka yang merawat orang sakit, kita pun senantiasa diundang untuk berjalan bersama menanggapi kebutuhan jaman ini dengan iman harap dan kasih kepada Dia yang telah memanggil dan mengutus kita untuk menjalankan misi cinta kasihNya yang tak bersyarat bagi semua ciptaan. (*)

Tim Pastoral Care RSK St Vincentius A Paulo Surabaya


0 Responses to “Misa “Hari Orang Sakit se-Dunia””



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: