10
Apr
10

Komunitas Emmanuel ; kiprah dan karyanya

Komunitas Emmanuel (KE) merupakan sebuah komunitas beriman, yang bersifat kontemplatif dengan misi gereja secara umum.

Karisma dasar KE adalah senantiasa berada dalam kesatuan mendalam antara umat (dalam hal turut mengajar) dan imam (mereka yang ditahbiskan) dalam kehidupan spiritual yang sama, khususnya dalam adorasi yang melahirkan hasrat untuk mewartakan Injil. Misi yang diemban oleh KE dan yang telah dipercayakan oleh gereja yaitu untuk mengajar doktrin iman atas nama gereja, mempelopori pujian di antara umat, aktif berpartisipasi dalam panggilan Imamat dan turut mendukung bentuk baru dari hidup selibat (Fraternite, IX, Des 2009 hal. 17).

Awal Maret lalu Benedizione bertemu Raymond Hendrawan, pimpinan KE distrik Surabaya. Ia menceritakan KE berawal dari kelompok kecil umat yang berkumpul dalam doa kharismatik bersama di tahun 1970-an di Paris, Perancis pimpinan Pierre Goursat. Lama-lama gerakan ini menjadi besar hingga tersebar di 60 negara termasuk Indonesia.

Keanggotaannya terdiri dari dua yaitu serikat awam yang terdiri dari umat berbagai latar belakang. Yang kedua adalah kaum selibat (single for God), yaitu imam dan suster.

KE secara keseluruhan mempunyai 100-an lebih imam yang mengabdi sebagai imam praja yang mengabdi pada keuskupan setempat. Spiritualitas mereka bersumber pada Hati Kudus Yesus.

Di Indonesia KE tersebar di kota-kota Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung, Semarang, Purwokerto, Padang, Manado. Kegiatannya berupa pertemuan sel mingguan (untuk internal), Adorasi (untuk umum), dan persekutuan doa dan puji-pujian. Sebelumnya, setiap tahun diadakan retret Triduum, tapi sekarang tidak lagi karena KE ingin menyatu dengan gereja setempat.

Lantas siapa yang bisa menjadi anggota? Fransisca Joewono, anggota KE, menuturkan syarat utama adalah komitmen untuk berkomunitas demi melayani Allah dan sesama. Maka, siapa saja bisa bergabung menjadi anggota.

“KE adalah komunitas internasional yang berkarya di Keuskupan setempat dan direstui oleh Uskup,” ujar Fransisca yang kerap menjadi penerjemah dalam acara persekutuan doa.

Patut diketahui, pada Agustus 2008 lalu KE mengkoordinir 45 orang muda-mudi Surabaya untuk berangkat ke Sidney, Australia dalam rangka World Youth Day yang dihadiri Bapa Suci Paus Benediktus XVI. Bekerjasama dengan Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya, KE memfasilitasi akomodasi dan konsumsi bagi para peserta. Dalam acara itu, seluruh Komunitas Emmanuel dari berbagai negara berkumpul dan memeriahkan acara orang muda se-dunia setiap tiga tahunan itu. (*)

Daniel Gesang Wibowo


1 Response to “Komunitas Emmanuel ; kiprah dan karyanya”


  1. 1 Indri
    27/04/2010 at 16:41

    Saya anggota Komunitas Emmanuel.
    Raymond Hendrawan itu bukan ketua distrik Surabaya.
    Ketua Distrik Surabaya itu pasutri Roiky Ngawi – Chen Chen.
    Raymond itu anggota seperti Siska.

    Terima kasih.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: