06
Jan
10

Penyuluhan Kerawam di Wilayah IV

Dalam rangka menumbuhkan dan memberikan kesadaran umat untuk merasul dan untuk meneruskan karya Kristus dalam pewartaan di dunia, Sie Kerasulan Awam (Kerawam) Wilayah IV menggelar penyuluhan pada 8 Nopember lalu.

Menurut Ketua Wilayah IV Tjandramukti acara ini bukan suatu pelatihan, pengarahan atau kursus melainkan murni pemberian pengetahuan yang baik dan benar tentang kerasulan awam. Acara yang digelar di salah satu rumah umat di jalan di Taman Wonoboyo 3 ini diikuti tidak kurang dari 50 peserta dari umat wilayah IV dan perwakilan Wilayah.

Acara ini menghadirkan narasumber utama romo Eko Budi Susilo sebagai Ketua Komisi Kerawam Keusku pan Surabaya sekaligus romo Paroki HKY.

“Banyak umat Katolik menganggap bahwa urusan politik adalah tugas Presiden, Menteri, DPR dan partai politik. Banyak pemahaman seperti itu dan banyak kemudian umat Katolik yang tidak mau tahu dengan ma salah-masalah politik,” ujar romo Eko diawal acara.

Tapi politik, romo Eko melanjutkan, bukan segala-galanya dalam kehidupan seseorang, sebab masih ada bidang kehidupan lain yang juga perlu mendapat perhatian misalnya bidang ekonomi, pendidikan, lingkungan hidup, kesehatan, dll. “Umat Katolik bisa terlibat dalam masalah-masalah itu. Itulah yang diurusi oleh Kerawam,” jelas romo Eko Budi.

Yang dimaksud kaum awam adalah semua orang beriman kristiani, (kecuali mereka yang termasuk golongan imam atau status religius yang diakui dalam gereja). Jadi kaum beriman kristiani yang berkat baptis telah menjadi anggota tubuh kristus, terhimpun menjadi umat Allah, dengan cara mereka sendiri ikut mengemban tugas imamat, kenabian dan rajawi kristus dengan demikian sesuai kemampuan mereka melaksanakan perutusan segenap umat kristiani dalam gereja dan dunia. Kerasulan itu dilaksanakan oleh Gereja melalui semua anggotanya, dengan pelbagai cara.

Di sesi tanya jawab peserta sangat antusias dengan berbagai pertanyaan yang diajukan. Salah satu dari pertanyaan tersebut adalah ruang lingkup kerja kerawam di tengah masyarakat secara kongkret. Menurut romo Eko Budi, tindakan merasul bisa dilakukan  dari hal yang kecil dan sederhana. Misalnya bila seorang Katolik berani menjadi ketua RT/RW di daerahnya. Dengan begitu mereka sudah ikut serta dalam meneruskan karya Kristus di dalam bermasyarakat di dunia. Karena menjadi ketua RT/RW adalah menjadi pemimpin bagi masyarakat sekitarnya. Di situlah muncul keteladanan dan wujud nyata nilai-nilai kekatolikan.

Merasul adalah, masih oleh romo Eko Budi, tugas kita semua sebagai umat Katolik untuk merefleksikan kehidupan dengan iman kita. Itulah dasar dari panggilan kaum awam untuk menjalankan tugas kerasulannya. Semua itu merupakan konsekuensi dari baptisan dan Krisma yang telah diterimanya.

Sesungguhnya menjalankan kerasulan awam sama dengan mewartakan Injil. Di dalam karya itu ada upaya-upaya mensucikan hidup bersama. Juga untuk menyempurnakan tata-dunia dengan semangat Injil, sehingga dalam tata-hidup itu kesaksian akan Kristus menjadi jelas. Karya kerasulan awam juga ditujukan untuk mengabdi kepada keselamatan umat manusia.

Ciri khas status hidup awam adalah hidup di tengah masyarakat dan terlibat dalam urusan-urusan duniawi. Maka kaum awam dipanggil oleh Allah, untuk (dijiwai semangat kristiani, ibarat ragi), menunaikan kerasulan mereka di dunia.

Maka semua orang beriman kristiani mengemban beban mulia, yakni berjerih-payah, supaya warta keselamatan Ilahi dikenal dan diterima oleh semua orang di mana-mana.

Konsep kerasulan awam ini masih belum mendalam dipahami oleh umat, untuk itu, sosialisasi di berbagai kesempatan perlu terus dilakukan. (*)

Oleh : Robertin Ratnaning


0 Responses to “Penyuluhan Kerawam di Wilayah IV”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: