06
Jan
10

pengantar redaksi

Beberapa bulan terakhir ini masyarakat Indonesia disuguhi drama perseteruan antara KPK versus Polri. Banyak yang antusias mengikuti kasus tersebut namun tidak sedikit pula yang masa bodoh dan tidak mau tahu. Semakin lama diikuti semakin seru namun juga justru semakin pelik. Siapakah yang benar serta siapa yang salah sudah rancu. Yang benar bisa menjadi salah dan justru sebaliknya yang salah disulap menjadi benar. Semuanya bergantung dari sisi mana kita menyoroti atau yang lebih vulgar lagi bergantung pada kepentingan siapa yang melatarbelakangi.

Kitab Amsal mengatakan akar dari segala kejahatan adalah cinta akan uang. Selama uang itu melekat di hati dan menjadikannya raja dalam kehidupan kita, kita tidak akan pernah bisa melihat semua masalah dengan adil. Pandangan kita akan menjadi kabur atau memang sengaja dibuat kabur. Kitapun juga tidak lagi  memiliki hati yang faham untuk menimbang segala perkara, dan membedakan antara yang baik dan yang jahat. Kita menjadi tidak peduli lagi mana yang benar dan mana yang salah. Karena kembali lagi semuanya itu berujung pada uang.

Uang memang merupakan salah satu komponen yang penting dalam hidup kita. Dan tak seorangpun dapat memungkirinya namun bukan berarti uang bisa mengatur hidup kita yang akhirnya malah menjadikannya hancur berkeping-keping. Andai kita semua mampu bersikap seperti raja Salomo yang mengagungkan kebijaksanaan lebih dari pada harta dan kekuasaan niscaya kita akan mampu mendatangkan Kerajaan Allah di atas bumi ini.

Pada edisi kali ini kami menampilkan dua artikel (di rubrik Renungan dan Mimbar) yang akan mengupas mengenai media dan penegakan keadilan, untuk menambah wawasan dan memperkuat kepekaan kita akan masalah sosial.

Bertepatan dengan ulang tahun Benedizione yang pertama, kami juga menyajikan komentar dari beberapa umat yang selama ini selalu aktif mengikuti perkembangan media paroki kita ini.

Terima kasih kami haturkan dan tentunya masukan dari pembaca sangat berarti untuk perbaikan kami di waktu mendatang. Tak ketinggalan liputan liputan lain yang telah dikemas apik dan tentunya juga menarik untuk disimak. Akhir kata selamat menikmati, selamat Natal dan Tahun Baru 2010. Tuhan Yesus memberkati. (Redaksi)


0 Responses to “pengantar redaksi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: