15
Oct
09

Profil Kerabat Kerja Ibu Teresa (KKIT)

Hal 15Karya – karya agung Ibu Teresa membuat para pengikutnya merasa tergugah hati untuk melanjutkan misinya..

Karya-karya seorang mother Teresa sangat menggugah hati banyak orang untuk melanjutkan misinya dan dikenang sepanjang masa, meskipun dia sudah wafat tetapi karya nya tetap ada dan nyata sebagai  seorang suster yang dikenal sangat peduli pada kaum miskin, pelayanan terhadap sesama yang membutuhkan sentuhan tangan kasihnya didalam sepanjang hidupnya. Dengan segala kesederhanaan, kerendahan hati, dan keramahtamahan beliau menyapa orang miskin papa dan yang memprihatinkan.

Karya-karya agung Ibu Teresa, membuat para pengikutnya merasa tergugah hati untuk melanjutkan misinya. Datang melayani sesama yang termiskin diantara yang miskin. Sekarang tangan-tangan Ibu Teresa tersebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dimulai dari Jakarta sebagai pusat KKIT di Indonesia, gerakan ini mulai menyebar di berbagai kota, untuk sementara yang ada baru di kota Semarang, Yogyakarta dan Surabaya. Penerus karya Ibu Teresa ini dikenal dengan kelompok Kerabat Kerja Ibu Teresa (KKIT). Yang tergabung dengan MC ,  Missionaries of Charity di Calcutta, yaitu konggregasi yang didirikan oleh Ibu Teresa sendiri.

Bagi mereka yang pernah bertemu dengan Ibu Teresa dari Calcuta dan menyaksikan karya-karya pelayanannya di berbagi kota di India tentu saja kenangan akan ibu kaum miskin itu sangat membekas dihati. Tujuan langsung sebenarnya adalah bertemu Ibu Teresa untuk bisa melihat secara langsung mengunjungi karya-karya Ibu Teresa dengan misionaris Cinta Kasihnya di berbagai tempat di India, dan bisa terjun langsung membantu seperti yang telah dialami Oleh Ibu Emmy Tjiptarahardja, salah satu kerabat KKIT Surabaya  yang sempat melayani di rumah-rumah Ibu Teresa di Calcutta , tepatnya bulan Maret, tahun 1997.  Beliau juga menceritakan bahwa,

” Waktu untuk bertemu Ibu Teresa sangat singkat. Namun, dalam waktu yang sangat sedikit  itu saya sangat beruntung karena mendapat sinar kelembutan dan keteduhan dari wajah renta Ibu Teresa, dari wajahnya terpancar sinar keceriaan , kedamaian, kesabaran, dan ketulusan hati dan ada pesan yang disampaikan ibu Teresa kepada kami yang sangat baik untuk direnungkan yaitu “ Peace begins with a Smile”… ”

 

Kerabat Kerja Ibu Teresa (KKIT) bukanlah sebuah organisasi , melainkan suatu Gerakan Cinta Kasih, kelompok doa awam yang meneladani semangat dan spritualitas ibu Teresa, yaitu mewujudkan doa dalam karya kasih, menolong orang yang termiskin diantara yang miskin, papa, dan terlantar tanpa memandang suku, bangsa, agama dan sebagainya. KKIT terdiri dari kerabat keja yang aktif melayani kaum miskin dan juga kerabat kerja yang pasif yang terdiri dari orang-orang sakit yang disebut Kerabat Sick and Suffering. Kerabat kerja adalah Co-Workers bagi para suster dan bruder MC yang tergabung dalam (Missonaris of Charity, Konggrasi yang didirikan oleh ibu Teresa). Mereka tidak membantu para suster dan bruder dalam bentuk materi, melainkan dalam karya kasih. Pelayanan bukanlah pekerjaan sosial melainkan pelayanan kasih, dengan segenap hati dan seluruh diri, memberikan pelayanan bebas kepada mereka yang termiskin diantara  yang miskin.

 

Lebih jauh mengenai KKIT…

 

1. Apakah Kerabat kerja itu?

Seorang Kerabat Kerja Ibu Teresa (KKIT) adalah seorang yang mendalami semangat dan spritualitas Ibu Teresa dari Calcutta, yang melihat kehadiran Tuhan di dalam diri setiap orang dan memilih untuk mengambil bagian dalam pelayanan nyata bagi kaum miskin dengan menggunakan tangan mereka untuk melayani dan menyerahkan hati mereka untuk mencintai.

 

2. Bagimana seseorang menjadi seorang KKIT?

Kita menjadi KKIT hanya dengan menginginkannya. KKIT bukan organisasi tetapi lebih merupakan sebuah keluarga dimana anggota keluarganya memilih untuk menjadi lebih dekat dengan Tuhan dan menjadi lebih dekat satu sama lain melalui doa dan pelayanaan kasih kepada kaum miskin.

 

3. Bagaimana seseorang dapat menjadi seorang KKIT yang aktif??

* Love begins at home

Ibu Teresa menginginkan kerabat kerjanya memelihara cinta kasih yang mendalam di dalam rumah mereka, disamping mencari orang-orang yang membutuhkan bantuan di tetangga, kota dan negara mereka sendiri serta dunia. Ibu Teresa meminta agar kami mencari orang-orang  yang membutuhkan diri kami dan mengenal mereka secara pribadi. Hanya dengan berkenalan secara pribadi kami dapat mengerti dan mencintaai mereka.

 

*Do Small things with great love

Ibu Teresa minta para kerabat kerja untuk mengerjakan perbuatan-perbuatan kecil, dimana orang lain tidak mempunyai waktu untuk melakukannya.

Ibu Teresa menganjurkan KKIT untuk bertemu bersama secara teratur selama satu jam untuk berdoa dan meditasi didalam ADORASI dan Pertemun Doa dan Pendalaman Spiritualitas. Ibu Teresa mengatakan ” Anda akan menjadi lebih dekat dengan Tuhan dan lebih dekat satu dengan yang lain didalam satu jam ini”.

 

*Seringlah berdoa

Sepanjang hari rasakanlah kebutuhan akan doa dan berusahalah untuk berdoa. Doa membuat hati kita lebih besar sampai dapat terisi oleh karunia Tuhan, yaitu Tuhan sendiri. Minta dan carilah agar hatimu dapat tumbuh menjadi cukup besar untuk menerima dan menyimpanNya sebagai milikmu.

 

4. Manakah Karya KKIT

Sering orang bertanya : “ Selain mengagumi Ibu Teresa apakah karya nyata yang dikerjakan KKIT?” jawabannya sangat sederhana…Pelayanan KKIT adalah karya cinta kasih, pekerjaan yang tidak menonjol, tidak sensational, tidak melakukan proyek yang besar-besar, tidak bisa dinilai dengan uang. Ibu Teresa berulang kali menggaris bawahi bahwa KKIT adalah pembawa cinta kasih Kristus. Yang penting bukan banyaknya atau besarnya karya kita, tetapi banyaknya cinta yang kita berikan pada pekerjaan itu.

 

Kekayaan ini lahir dari seorang wanita sederhana namun punya karya agung dan mulia. Sangat memberikan inspirasi untuk melanjutkan karya-karyanya didunia..untuk tetap nyata. Bersama  Rm. Yohanes Gani Sukarsono, CM sebagai pembimbing rohani , KKIT Surabaya telah berkembang dengan + 50 orang yang mau terlibat aktif , melakukan banyak karya kasih didalam pelayanannya.

 

7 OKTOBER ADALAH HARI JADI MC ( MISSIONARIES OF CHARITY ) DAN  KKIT ( KERABAT KERJA IBU TERESA )

 

DALAM MENYAMBUT HUT KKIT SURABAYA ke 19 DAN HUT MC KE 59, Dengan penuh rasa syukur dalam kasih Kristus, kami mengundang umat ikut serta menghadiri :

 

 

  1. PAMERAN FOTO

3         OKTOBER 2009 Pk.17.00 – selesai

4         OKTOBER 2009 Pk. 07.00 – selesai

 

PEMUTARAN FILM BEATA TERESA

3   OKTOBER 2009 Pk. 18.30 – selesai

5         OKTOBER 2009 Pk 10.30 – selesai

 

  1. MISA SYUKUR dan ADORASI,

                      Bersama Rm.Yohanes Gani Sukarsono CM,

                      Rabu, 7 Oktober 2009

                      Pk 18.00

      di- Gereja Santa Maria Tak bercela

      Jl . Ngagel Madya no.1 Sby

 

Konfirmasi kehadiran ke : Ibu Agoes 5931844 atau Aifi  081.231.21977

 

 

Bila anda ingin mengenal dan menghayati lebih jauh tentang Semangatnya ,  Spiritualitas dan  tergerak untuk meneruskan karya Ibu Teresa, anda bias bergabung di dalam pelayanan kasih KKIT Surabaya, silahkan  menghubungi :

Sekretariat  KKIT : Jl. Manyar Jaya IX no. 26, Surabaya . telp.5948783 atau

Ibu Yuniwati  , 70903600 atau 081.134.3600

Pasutri Erlin – T.Gunawan, 71025057 atau 081.5509.3677

 

 

 

JALAN SEDERHANA IBU TERESA,

 

The fruit of silence is prayer

The fruit of prayer is faith

The fruit of faith is love

The fruit of love is service

The fruit of service is peace

 

Buah keheningan adalah doa

Buah doa adalah iman

Buah iman adalah cinta

Buah cinta adalah pelayanan

Buah pelayanan adalah damai

                                Beata Teresa dari Kalkuta

 

 


1 Response to “Profil Kerabat Kerja Ibu Teresa (KKIT)”


  1. 1 agnes saptaningtyas w
    19/08/2010 at 12:01

    Kami dari pengurus Yayasan Bhakti Luhur Malang, mohon bantuan rekan – rekan KKIT untuk menghubungkan kami dengan Ibu Margaretha Ratnawati – KKIT Yogyakarta yang pada 28 April 2000 membawa seorang anak yang mengalami retardasi mental berat dan saat ini kondisinya kritis karena dia mengalami paru – paru basah akut sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, kami sudah berusaha menghubungi no Ibu Margaretha Ratnawati dan alamat yang diberikan tetapi tidak bisa…. adakah rekan – rekan KKIT yang lain bisa menghubungkan kami dengan beliau ?
    Terima kasih atas atensi dan perhatiannya kepada kami dan ananda Betaria Sirait putri dari Ibu Rita Saragih Sidabutar

    Tuhan memberkati

    Agnes Sapta


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: