15
Oct
09

Peletakan Batu Pertama Panti Benih Kasih

Hal 31Ketika di sekitar kita banyak anak-anak yang terlantar karena kondisi sosial ekonomi orangtua mereka yang kurang beruntung, saat itulah kita perlu berbuat sesuatu. Perlu representasi perbuatan sosial yang baik, begitulah wejangan dari Mgr Sutikno Wisaksono dalam acara Peletakan Batu Pertama pendirian panti asuhan anak-anak di sekitar area paroki St. Marinus Yohanes Kenjeran Surabaya.

”Paroki ini satu-satunya yang memiliki panti asuhan,” tegas Uskup Sutikno yang disambut dengan anggukan oleh romo W. Murdani, CM selaku penggagas pendirian panti ini sekaligus romo kepala paroki St. Marinus Yohanes Kenjeran Surabaya.

            Acara peletakan batu pertama pada Kamis 10 Sep-tember lalu ini diawali dengan sambutan dari romo Mur-dani. Tampak hadir suster, umat dan panitia pembangu-nan proyek ini, serta romo Basuki Adi Riyanto, CM selaku Romo Vikep Surabaya Utara. Disusul kemudian dengan doa dan wejangan dari Uskup Sutikno. Uskup lalu melan- jutkan acara dengan meletakkan potongan batu ke dalam lubang pondasi sebagai simbol dimulainya pembangu-nan panti tersebut.

Menurut suster Kristiana, TMM (Tarekat Maria Med-iatrix) yang diminta untuk menangani urusan operasional panti,  ide awal pembangunan panti ini adalah dari Romo Murdani yang menginginkan adanya karya sosial yang nyata. Usul itu langsung mendapat dukungan dari pengurus Dewan Pastoral Paroki.

Sebenarnya selama ini Paroki telah menampung 17 anak laki-laki dan 4 anak perempuan berusia 6 – 19 tahun dari Blitar, Kalimantan dan Flores. Mereka tinggal di panti asuhan di Jl. Taman Gading Pantai I/20. Kegiatan di panti yang lama ini banyak dibantu oleh ibu-ibu yang bekerja sukarela membantu memasak bagi anak-anak. Ada pula relawan Mudika yang membantu anak-anak belajar, dengan mengajar tiga kali seminggu.

Hal 32Dengan pembangunan panti baru ini, kegiatan di panti lama akan dipindahkan dan diharapkan lebih terarah.

Romo Murdani menuturkan, panti baru ini rencana-nya akan dijadikan sebuah sentral bagi karya sosial. Dalam rancangan, tempat ini akan menjadi panti asuhan yang dapat menampung maksimal anak-anak putra sebanyak 50 orang. Juga akan dibuatkan tempat peniti-pan anak bagi orangtua yang keduanya bekerja .

Semoga karya yang baik ini selalu mendapat dukungan dari umat, baik secara materiil, moral, tenaga dan waktu sehingga umat paroki Kenjeran benar-benar mampu mewujudkan dan mengamalkan ajaran Yesus mengenai kasih.

 

Naskah dan foto oleh Yohana Tungga


0 Responses to “Peletakan Batu Pertama Panti Benih Kasih”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: