15
Oct
09

Mudika Wilayah III Bagi Takjil

Hal 29Setelah terpilih menjadi ketua Mudika Wilayah III, Theresia Rizka langsung menggebrak dengan kegiatan pertamanya. Kegiatan yang dipilih adalah bagi-bagi takjil gratis di bulan suci umat Muslim, Ramadhan.

Isi takjilnya berupa es buah dan air mineral. Momen bulan puasa dirasa sangat tepat dipilih untuk kegiatan ini mengingat toleransi yang ingin diciptakan demi menghargai perbedaan agama. Kegiatan ini diadakan selama dua hari berturut-turut di dua tempat yang berbeda. Hari pertama Minguu (13/09) di pojok jalan Polisi Istimewa dengan 100 plastik es buah dan hari kedua Senin (14/09) di jalan Bengawan depan Catholic dengan 100 plastik.

“Sebenarnya ide acara muncul tiba-tiba saat nongkrong bersama usai misa,” ujar Rizka. Yang menarik dari kegiatan ini adalah biaya yang berasal dari swadaya dari teman-teman Mudika Wilayah sendiri. Rizka mengatakan, dana untuk kegiatan ini sengaja diusahakan sendiri dengan menjual gelas aqua dan koran bekas. “Untuk menutup biaya total, kami juga urunan,” ujar gadis manis ini.

Pengguna jalan yang sore itu menerima rejeki takjil gratis tampak senang. Tak ada satupun dari mereka yang bertanya dari kelompok mana anak-anak muda pembagi takjil ini. Hanya dalam waktu kurang dari satu jam semua plastik es buah yang ditawarkan langsung ludes.

Takjil adalah istilah yang ditujukan pada makanan dan minuman pelepas dahaga untuk berbuka puasa. Biasanya berupa makanan yang manis-manis dan berkalori tinggi, seperti kolak pisang, kolak singkong, kurma, kue-kue ringan dan aneka minuman dingin ataupun hangat. Takjil selain disajikan di rumah, juga sering dijual di jalan-jalan, atau di  perkantoran biasanya disediakan takjil gratis bagi pejalan kaki.

Keceriaan tampak pada wajah para Mudika yang ikut dalam kegiatan ini. Dengan bermodalkan potongan kardus bertuliskan “Takjil Gratis” setiap pengguna jalan pasti berhenti untuk menerima tawaran anak-anak muda ini.

“Ini adalah awal perjalanan dan saya harap ke depan teman-teman bisa lebih kompak lagi. Saya harap Mudika Wilayah III bisa menjadi barometer bagi teman-teman di Wilayah lain,” ujar Rizka yang juga mahasiswi jurusan komunikasi ini.

Toleransi dan solidaritas memang perlu ditumbuhkan sejak muda. Mudika Wilayah III sudah memulainya. Bagaimana Mudika Wilayah lainnya? Mari berkarya bersama.

Fransiscus Gandi


0 Responses to “Mudika Wilayah III Bagi Takjil”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: