15
Oct
09

Menjadi Asisten Imam adalah Sebuah Panggilan

Hal 18Bertepatan dengan HUT PHKY ke 88, 21 Juli lalu telah dilantik 56 orang Asisten Imam (AI) untuk masa bakti tahun 2009-2012. Ditemui Benedizione di gereja Hati Kudus Yesus Surabaya seusai misa, Yohanes Edi Heryanto yang hingga kini telah tiga periode berturut turut menjabat sebagai Ketua Paguyuban AI menjelaskan segala sesuatunya tentang AI.

AI adalah seorang awam yang diusulkan menjadi pembantu imam oleh romo kepala paroki dan yang diangkat oleh Uskup untuk masa bakti selama tiga tahun dan dapat diperpanjang atas usul romo kepala paroki.

Sebutan AI itu sendiri sempat beberapa kali mengalami perubahan dari subdiakon, diakon awam, pembantu imam paroki. Kemudian dengan alasan untuk memberi sebutan yang lebih sesuai diganti menjadi AI sejak 9 Oktober 1994 oleh mendiang Uskup Surabaya Mgr. Johanes Hadiwikarta.

Motivasi menjadi AI tidak cukup hanya untuk meringankan tugas imam dalam pelayanannya atau untuk mengejar jabatan. “AI bukanlah jabatan melainkan sebuah panggilan,” ujar ayah empat orang anak ini. Maka tidak ada artinya menjadi AI kalau tidak disertai dengan pelayanan. Ada nilai luhur yang harus disadari oleh seorang AI yaitu mengambil bagian dalam karya penyelamatan Allah, dengan turut menghadirkan Kristus dalam sabda, komuni dan dalam pelayanan yang murah hati.

Kehadiran AI merupakan aktualisasi dari kesediaan diri umat beriman untuk mengambil bagian dalam tugas Kristus yaitu menguduskan, melayani dan mewartakan.

Tugas AI antara lain membantu imam melayani komuni, mengantar komuni kepada orang sakit, memimpin ibadat sabda, memberikan renungan dan memimpin liturgi pemakaman.

Mengingat tugas perutusan AI yang tidak ringan maka diupayakan adanya berbagai pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas AI agar dapat melaksanakan tugas perutusan dengan baik, lancar dan benar sehingga dapat dipertanggung jawabkan apa yang dilakukan dengan yang dikatakannya.

Di PHKY pertemuan AI rutin diadakan sebulan sekali setiap Selasa kedua yang diisi dengan evaluasi tugas dan ibadat malam bersama. “Tiap tahun juga diadakan rekoleksi atau retret,” ujar suami dari Theresia Tatik Suharti  ini. 

Bagi Edi, yang lebih penting lagi adalah mewujudkan regenerasi dan kaderisasi. Warga Kupang Panjaan II/8 A Surabaya ini boleh berbangga hati karena untuk periode sekarang ada sepuluh orang muda yang telah terpanggil untuk menjadi AI. Karena pada awal pelayanan ini yaitu sekitar tahun 1976 hanya dia sendiri yang bertugas menjadi pembantu imam. Dan itu berlangsung selama satu tahun. Setelah itu terpanggil lebih kurang sembilan orang untuk angkatan pertamanya.

Wewenang dan jati diri AI

Adapun batasan wewenang AI antara lain diangkat oleh Uskup atas usulan romo kepala paroki, bersifat sementara yaitu selama tiga tahun dan bisa diperpanjang atau diperpendek, dan hanya berhak untuk melayani umat di wilayah paroki tempat ia tinggal.

Pakaian AI disebut alba atau jubah dan singel yaitu tali yang diikatkan di pinggang, demikian kakek enam cucu ini menjelaskan. Pakaian tersebut menentukan keberadaan dan jati dirinya sebagai AI paroki karena ia diangkat sebagai petugas resmi dalam kegiatan liturgi dan peribadatan.

Untuk bisa menjadi seorang AI ada beberapa kriteria tertentu yang harus dipenuhi oleh seseorang. Mengacu pada kitab Titus 1:6-9 antara lain kehidupan Katolik dan keluarga orang tersebut harus baik, (dapat menjadi teladan untuk iman, moral maupun sosialitasnya). Mempunyai nama yang baik di masyarakat serta dapat diterima oleh umat setempat, dan yang terakhir mempunyai penampilan yang layak, baik itu penampilan fisik maupun intelektual.

Dan perlu diingat, bahwa AI adalah seorang awam biasa yang tidak ditahbiskan. “Bedanya dengan awam yang lain hanya dalam hal tugas,” demikan Edi Heryanto memungkasi pembicaraan malam itu.

Theresia Margaretha


0 Responses to “Menjadi Asisten Imam adalah Sebuah Panggilan”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: