14
Sep
09

Konser Amal sebagai Wujud Aksi Solidaritas

Hal 28“Aksi solidaritas merupakan cara tepat menunjukkan  keprihatian sosial terhadap sesama”, demikian ajakan Mgr. Vincentius Sutikno yang disampaikan lewat sebuah konser amal Magnificat yang bertepatan dengan peringatan 45 tahun YLKD, Sabtu (21/02) lalu.

Selalu ada cara bagi kita untuk bersyukur atas berkat penyertaan Tuhan dalam hidup kita, demikian halnya dengan Sasana Widya Musik Gereja ‘Magnificat’. Lewat sebuah pagelaran konser amal yang bertajuk “The Almighty has done great things for me” (Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku. Lukas 1;49), lembaga musik liturgi ini mencoba menjelmakan ungkapan syukur itu. Bertempat di Ballroom Supermal Pakuwon Indah, acara ini tergolong sukses. Terbukti, 1500 tiket ludes.

Ditemui Benedizione di sela  gladi kotor konser amal ini, Anton Teguh selaku ketua panitia sekaligus tim penggerak Magnificat menjelaskan bahwa selain sebagai ungkapan syukur atas eksistensi Magnificat selama ini, konser amal ini merupakan bentuk sumbangsih dan keikutsertaan untuk memajukan kehidupan  musik liturgi khususnya di Keuskupan Surabaya, sekaligus melakukan penggalangan dana untuk Yayasan Lembaga Karya Dharma (YLKD), lembaga sosial yang bernaung di bawah Keuskupan.

Pagelaran konser ini bertepatan dengan peringatan HUT 45 tahun YLKD. Dalam sambutannya, Chrys Wardjoko selaku Direktur YLKD menjelaskan bahwa peringatan ini dimaknai sebagai momentum untuk menyegarkan komitmen pada visi dan misi sekaligus menyelaraskan seluruh program dan kegiatan YLKD dengan kebijakan pastoral Keuskupan, seiring dengan terbentuknya Dewan Pastoral Keuskupan Surabaya pada Januari lalu.

Bagi Magnificat, penyelenggaraan konser semacam ini adalah untuk kali ketiga. Hanya saja konser kali ini ditujukan untuk kegiatan amal, dengan melibatkan 5 kelompok paduan suara, antara lain paduan suara Laetitia Iuventae, Supraba dari paroki Salib Suci, Purissima, gabungan BIAK SDK St. Yusup Karangpilang dan paroki Redemptor Mundi serta Sanggar Musica Sacra Malang.

Keberhasilan pelaksanaan konser amal ini mendapat dukungan dari para donatur dan sponsor. Di samping itu, kegiatan inipun tidak luput dari perhatian Uskup Surabaya Mgr. Vincentius Sutikno. Dalam sambutannya, beliau berpesan dan mengajak kita semua untuk dapat menanggapi setiap persoalan sosial dalam masyarakat dengan aksi solidaritas kemanusiaan untuk membela yang lemah dan membantu yang miskin, sehingga dengan penyelenggaraan konser amal ini kita mengingat panggilan Tuhan untuk menjadi tangan kasihNya melalui YLKD dalam menunjukkan keprihatinan sosial terhadap sesama.

Dua pemain biola anak-anak di depan pintu masuk ballroom sudah menarik perhatian hadirin sejak awal. Setelah beberapa sambutan dari pihak penyelenggara, perayaan HUT YLKD ditandai dengan pemotongan kue oleh Uskup. Sebelum acara utama yaitu konser musik gerejawi, panitia menggalang dana dengan melelang lukisan Uskup. Lukisan karya Jaya Laksana itu dibeli seorang pengusaha properti asal Sidoarjo, Johan Tedja seharga 45 juta.

Rangkaian konser megah lima kelompok paduan suara menghipnotis hadirin malam itu, sekaligus menjadi pemuncak acara yang dikemas apik ini.

***

Lembaga Karya Dharma

VISI : mewujudkan cinta kasih Allah bagi masya-rakat tanpa meman-dang suku, ras, agama dan golongan dengan melibatkan semua orang agar mau mencintai dan rela berkorban untuk sesamanya.

MISI : mendukung dan mendorong usaha-usaha dari berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan kasih Allah melalui dan oleh unit-unit kegiatan bersama umat dengan dijiwai oleh semangat sosial dan kesederhanaan.

 

Sasana Widya Musik Gerejawi Surabaya Magnificat

SEMBOYAN : Ad Maiorem Dei Gloriam (Demi Semakin Besarnya Kemuliaan Allah) 

PENGURUS : Sr. Liduine Marie, SPM , AJ. Tjahjo-anggoro, Yulius Yuswan-ta; Marcellino Rudyanto dan Anton Teguh. 

NAMA : diambil dari kata pertama Kidung Bunda Maria dalam Lukas 1:46-55, ‘Magnifi-cat anima mea Dominum’ (Jiwaku memulia-kan Tuhan). Nama yang menggarisbawahi karya Allah atas manusia di satu pihak dan pengakuan manusia atasnya di lain pihak.


0 Responses to “Konser Amal sebagai Wujud Aksi Solidaritas”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: