14
Sep
09

Bidang Kerawam dan HAK Belum Optimal

Hal 7Setelah tertunda secara insidental sehari sebelumnya, akhirnya  Minggu (15/2) siang itu, Benedizione berhasil mewawancarai Lukas Jeffry, anggota seksi Kerawam (Kerasulan Awam) dan HAK (Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan) Dewan Pastoral Paroki HKY.

Program yang akan dilakukan oleh seksi ini dalam waktu dekat hanya satu yakni untuk mensosialisasikan kepada umat paroki HKY mengenai penjabaran fungsi dan pentingnya Kerawam dan HAK, termasuk visi dan misinya. Lebih konkrit lagi diharapkan agar ke depan akan terbentuk seksi Kerawam dan HAK hingga ke tingkat wilayah bahkan jika memungkinkan juga di tingkat lingkungan.

Mengapa hal ini dirasakan penting dan menjadi kebutuhan? Menjawab hal tersebut, Jeffry menjawab bahwa aplikasi untuk memperhatikan dan membangun hubungan yang positif dengan umat beragama lain rupanya masih belum optimal di Paroki HKY. Misalnya dalam suatu lingkungan yang di daerahnya terdapat pondok pesantren, masjid atau tempat beribadah lain “…Maka bagaimanakah umat kita sudah bersikap?” tutur ayah dari Veronica, Stefanus dan Thalia ini dengan nada bertanya.

Ketika ditanya mengenai kegiatan yang akan menjadi agenda rutin, seksi ini rupanya sampai saat ini masih belum mempunyai rencana kerja di tahun 2009. Namun selama ini telah dilakukan kegiatan “bertema” Kerawam dan HAK bersama dengan seksi sosial yaitu dengan mengadakan bakti sosial (baksos) menjelang hari raya Idul Fitri lewat pasar murah, pembagian sembako, adanya pengobatan gratis bagi masyarakat kurang mampu. Sedangkan yang rutin dilakukan adalah kegiatan pemasangan spanduk di depan Gereja berisi ucapan selamat hari raya kepada pemeluk agama lain.

Namun demikian, rupanya seksi ini tengah disibukkan dengan agenda eksternal pasca pertemuan Hari Studi yang diadakan oleh Komisi HAK Keuskupan Surabaya pada tanggal 30 Januari – 1 Februari 2009 lalu di Gereja Sakramen Mahakudus Pagesangan Surabaya. Antara lain mengadakan tindak lanjut berupa pertemuan sie HAK paroki di Kevikepan Surabaya Selatan. 

Menurut pria yang saat ini bekerja sebagai pegawai negeri di Dinas Perkebunan Gayung Kebun Sari ini, pada intinya, HAK mewujudkan perutusan gereja untuk  mengadakan kerjasama dengan umat lain, mencapai kerukunan beragama, saling menghormati dalam menjalankan ibadah. Perwujudan semuanya itu dapat dilakukan misalnya dengan mengadakan kerja bakti bersama membersihkan rumah ibadah, tidak saling mencurigai dalam hidup bermasyarakat, dan lain sebagainya.    

Mengenai kegiatan yang menyentuh pada tema APP 2009 mengenai komunitas dialogis antar umat beragama, rupanya seksi Kerawam dan HAK belum mengadakan pembicaraan dengan Tim APP. ”Tapi arahnya kesana” tutur pria suami dari Anna Mathilda yang telah lebih dari 30 tahun  aktif di gereja ini.

* * *

Dalam kepengurusan Dewan Pastoral Paroki HKY, Lukas Jefry berduet dengan Robertus Alexander Depari dalam bidang Kerasulan Awam (kerawam) dan Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK). Dua bidang ini memang cukup dekat dalam karya. Keduanya berdimensi “keluar”. Artinya, fokus perhatian dari dua bidang ini memang mau mengajak umat untuk membangun “gereja yang ramah lingkungan” dengan menampilkan wajah gereja yang baik, peka, solider dan turut bertanggung jawab terhadap kondisi dan lingkungan sekitarnya. Bidang yang digarap juga bidang-bidang  “di luar altar” seperti ekonomi, sosial dan politik.

Pewartaan gereja memang harus terus diupayakan dalam berbagai bidang dan bentuk serta dengan melibatkan sebanyak mungkin umat. (*) Oleh : Yuliana Kristiani Dewi


0 Responses to “Bidang Kerawam dan HAK Belum Optimal”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: