11
Sep
09

Lebih Dekat Dengan Kristus Lewat Adorasi Abadi

Hal 36Kegiatan paling anyar di PHKY adalah Adorasi Abadi. Adorasi Abadi merupakan devosi Ekaristi di mana anggota paroki/kelompok tertentu bersatu mengambil waktu untuk beradorasi di hadapan Sakramen Maha Kudus sepanjang hari mulai dari pagi sampai malam, tujuh hari dalam seminggu. Adorasi Abadi di PHKY ini baru diresmikan pada 8 September 2008 oleh Rm Eko Budi Susilo dan sebagai koordinator umum telah dipilih Mary Irawan.

Memang sudah layak kalau PHKY punya ruang untuk beradorasi mengingat banyaknya umat yang ada di paroki, termasuk dari paroki lain. Ruang Adorasi ini menjadi rumah Adorasi ke-5 di kota Surabaya ini setelah  Rumah Adorasi Puspita, kapel RKZ, paroki Redemptor Mundi dan paroki Sakramen Maha Kudus.

Sejak awal diresmikan, telah banyak umat mendaftar menjadi adorator. Saat ini terdaftar 366 orang sebagai adorator tetap (belum termasuk adorator tamu). Bahkan pada jam tertentu yaitu setelah misa harian pagi ruang adorasi terasa sangat sempit karena banyaknya umat yang mau beradorasi.

Menurut ketentuan liturgi, selama Sakramen Maha Kudus ditahtakan jangan pernah sama sekali terjadi tanpa kehadiran umat, meskipun sejenak saja. Maka, peran dari pemerhati sangat dibutuhkan untuk menanggulangi apabila terjadi kekosongan jam. “Namun itu sekarang sudah jarang terjadi karena kekosongan jam sering diisi oleh kehadiran adorator tamu,” tutur Mary Irawan melalui wawancara telepon.

Meskipun Sakramen Maha Kudus ini ditahtakan selama 24 jam, ada waktu tertentu dimana ruang Adorasi ini ditutup yaitu saat misa Sabtu dan Minggu sedang berlangsung. Setelah itu ruang Adorasi ini dibuka seperti biasa. Hal ini karena pada waktu misa berlangsung, umat diharapkan dapat memusatkan diri pada perayaan Ekaristi sebagai sumber dan puncak kehidupan umat katolik. 

Waktu yang Tuhan kehendaki dari kita untuk dapat meluangkan waktu bersamaNya bisa kita habiskan dengan cara apa saja. Antara lain dengan buku doa kesayangan, membaca Kitab Suci atau mendaraskan Rosario. Atau jika kita sudah sedemikian lelah dan terbeban sedemikian berat sehingga tidak mampu berbuat apa apa lagi,  kita bisa hanya duduk diam saja dan menikmati kedamaian bersama dengan Dia yang paling mengasihi kita yaitu Yesus dalam Sakramen Maha Kudus.

Apa yang Tuhan inginkan saat kita menghadap Dia adalah menyerahkan segala kekhawatiran,  kegelisahan dan setiap permasalahan kita kepada hatiNya yang menyala-nyala dengan api cinta kasih. Jadi saat kita meninggalkan ruang adorasi, sudah tidak ada lagi hal yang merisaukan kita, karena Dia sendiri bersabda “Serahkanlah semua kekhawatiranmu kepada Tuhan karena Dia yang memeliharamu”.

Setiap orang yang menyediakan waktu beradorasi dapat mengembangkan relasi pribadi dengan Yesus. Saat tenang bersama Tuhan dalam adorasi memampukan orang untuk mendengarkan dan mengenali suaraNya seperti Dia berbicara kepada hati mereka. Banyak dari umat yang setia hadir dalam adorasi menceritakan berbagai mujizat dan penyembuhan. Banyak warga gereja yang mengalami perubahan iman menjadi lebih baik dan kehidupan rohani yang meningkat.

Sakramen Maha Kudus sama dengan Hati Yesus Yang Maha Kudus yang tinggal diantara kita sekarang ini. Dan pesan dari Hati Kudus Yesus kepada kita adalah “Pandang-lah Hati ini yang telah mencintai manusia habis-habisan, namun cinta ini hanya dibalas sedikit saja. Aku amat sangat haus akan cintamu bagiKu di dalam Sakramen Maha Kudus.” Sakramen Maha Kudus adalah keinginan Yesus yang tak terhingga untuk mencintai dan dicintai, mengasihi dan dikasihi. Keinginan ini membuatNya peka dan mudah terluka perasaanNya oleh sikap manusia yang tidak peduli dan tidak tahu bersyukur, namun hatiNya juga mudah terhibur dan senang oleh sikap responsif kita. “Aku sungguh yakin bahwa jika kita dapat sekali saja mendekati Sakramen Maha Kudus dengan iman dan cinta yang besar, cukuplah hal ini membuat kita berkelimpahan. Betapa lebih berlimpahnya hidup kita bila kita mendekatiNya sesering mungkin” (St. Teresa dari Avila).

Perbedaan antara melewatkan waktu bersama Yesus dalam Sakramen Maha Kudus yang ditahtakan di dalam monstran dengan yang berada di dalam tabernakel adalah sama seperti perbedaan percakapan antara kawan akrab yang bertemu muka dan bercakap-cakap dengan teman di luar pintu yang tertutup. Melihat Yesus yang ditampilkan dalam monstran lebih banyak memberi kesan intim daripada hanya memandang pada tabernakel.

“Adorasi Abadi, Adorasi Ekaristi menawarkan kesempatan kepada umat untuk bergabung dalam kehidupan religius untuk keselamatan dunia, jiwa-jiwa di mana mana, perdamaian dunia. Kita tidak bisa meremehkan kekuatan kuasa doa dan perubahan yang akan terjadi dalam dunia kita ini. Waktu yang engkau habiskan bersama Yesus di dalam Sakramen Maha Kudus, akan membantu membawa perdamaian kekal di atas dunia” (Ibu Teresa)

Akhirnya, Yesus yang telah menunggu dalam Sakramen Cinta KasihNya dan yang terus menerus mengulangi seruan permohonan-Nya, mengetuk hati kita masing-masing secara pribadi, “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam saja dengan Aku?”

Karena kegembiraan besar yang Anda berikan kepada Yesus, membuat Dia memberkati seluruh dunia saat Anda berdoa selama jam suci itu. Paus Yohanes Paulus II mengatakan, “Setiap Jam Suci yang Anda buat dalam kehadiran Sakramen Maha Kudus membawa seluruh dunia dan setiap orang di dunia LEBIH DEKAT KEPADA KRISTUS” Anda mengubah dunia dan membuat dunia menjadi tempat tinggal yang lebih baik dengan setiap doa Jam Suci.

Dan bila Anda bersedia menanggapi ajakan Tuhan Yesus itu. Anda dapat mendaftarkan diri anda sebagai adorator (tetap ataupun tamu) pada petugas di depan ruang adorasi. (*)

Oleh : Theresia Margaretha


0 Responses to “Lebih Dekat Dengan Kristus Lewat Adorasi Abadi”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: